Informasi yang tertera di bawah ini sesuai dengan kondisi saat artikel dipublikasikan.
Seiring dengan perkembangan Covid-19 di Indonesia, surat keterangan uji rapid test dengan hasil negatif yang berlaku selama 14 hari setelah diterbitkan menjadi syarat wajib untuk sebagian besar perjalanan domestik. Hal ini terutama bagi para penumpang yang akam melakukan perjalanan antar wilayah dengan menggunakan moda transportasi pesawat, kereta, ataupun kapal laut.
Meski prosesnya sebentar, banyak orang yang masih ragu untuk melakukan rapid test karena harus pergi ke fasilitas kesehatan. Bagi sebagian orang, ada kekhawatiran tersendiri ketika harus datang ke lokasi yang rentan penyakit. Di sisi lain, hasil uji rapid test dibutuhkan sebagai syarat bepergian.
Untungnya, sekarang kamu tidak harus datang ke fasilitas kesehatan untuk melakukan rapid test. Kini, telah tersedia beberapa pilihan lokasi rapid test selain di rumah sakit sebagai berikut.
1. Bandara
Untuk kamu yang hendak bepergian dengan pesawat namun menghindari resiko terpapar penyakit di fasilitas kesehatan, kamu bisa melakukan rapid test di bandara sebelum kamu berangkat. Hasil rapid test di bandara ini bisa kamu terima dalam hitungan menit setelah tes dilakukan. Ada beberapa bandara di Indonesia yang menyediakan fasilitas rapid test, beberapa di antaranya adalah Bandara Soekaro-Hatta di Terminal 3 ruang tunggu umroh dan Terminal 2D keberangkatan domestik, Yogyakarta International Airport (YIA) di lantai mezzanine gedung penghubung YIA, Bandara Husein Sastranegara Bandung di Area Curbside Terminal Keberangkatan Domestik, Bandara Supadio Pontianak, dan Bandara Minangkabau.2. Stasiun Kereta Api
Mulai Senin (27/7) lalu, para calon penumpang kereta api jarak jauh bisa melakukan rapid test di beberapa stasiun. Untuk tahap awal, layanan ini baru bisa didapatkan di Stasiun Pasar Senen, Jakarta. Untuk melakukan rapid test di sini, penumpang cukup menunjukkan tiket atau kode booking perjalanan kereta api jarak jauh yang akan dilakukannya. Rapid test bisa dilakukan beberapa hari sebelum tanggal keberangkatan mulai dari jam 7.00 hingga 19.00. Biaya yang harus dikeluarkan oleh calon penumpang adalah sebesar Rp 85.000. Ke depannya, layanan ini akan tersedia di 12 stasiun kereta api berikut:- Stasiun Pasar Senen
- Stasiun Gambir
- Stasiun Bandung
- Stasiun Cirebon
- Stasiun Semarang Tawang
- Stasiun Purwokerto
- Stasiun Yogyakarta
- Stasiun Solo Balapan
- Stasiun Madiun
- Stasiun Surabaya Gubeng
- Stasiun Surabaya Pasar Turi
- Stasiun Malang
