icon
icon
article hero

Wisata Gunung Bromo Dibuka Kembali Besok! Ini Syarat dan Ketentuannya

AvatarName

Tiara  •  Aug 27, 2020

icon

Informasi yang tertera di bawah ini sesuai dengan kondisi saat artikel dipublikasikan. Kabar baik untuk kamu yang sudah kangen dengan pemandangan matahari terbit. Wisata Gunung Bromo Malang akan dibuka kembali mulai besok, Jumat 28 Agustus 2020. Pembukaan akan dilakukan secara bertahap dan menerapkan protokol kesehatan ketat untuk melindungi wisatawan yang berkunjung.
Untuk tahap awal ini, pihak pengelola hanya mengizinkan wisata satu hari di Gunung Bromo. Para wisatawan juga wajib membeli tiket masuk secara online di situs ini dengan tata cara pembelian seperti yang tertera pada gambar. Penerapan tiket online ini dilakukan untuk meminimalisir kontak fisik dari transaksi langsung. Seluruh wisatawan wajib memastikan diri berada dalam keadaaan sehat ketika berkunjung dengan menunjukkan surat keterangan sehat dan bebas ISPA yang dikeluarkan oleh dokter. Usia pengunjunjung pun dibatasi, hanya orang berusia 14 hingga 60 tahun yang diizinkan masuk ke kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) ini. Sebelum masuk, akan ada pengecekan suhu tubuh di pintu masuk.
Area wisata yang bisa diakses pun masih terbatas. Satu tiket masuk berlaku untuk satu orang dengan rincian satu tempat view point, lautan pasir, dan savana. Adapun lokasi view pointyang bisa dipilih antara lain Bukit Cinta, Bukit Kedaluh, Pananjakan, dan Bukit Mentigen. Selain itu kuota pengunjungjuga terbatas, yakni 28 orang di Bukit Cinta, 178 orang di Pananjakan, 86 orang di Bukit Kedaluh, 100 orang di Bukit Mentigen, dan 347 orang di savana Teletubbies per harinya. Untuk kamu yang memilih lokasi savana saat mendaftar, kamu baru bisa keview point di atas jam 8.00. Pengunjung pun dilarang memasuki area kawah Gunung Bromo dengan radius 1 kilometer. Ada beberapa kelengkapan yang wajib dibawa oleh pengunjung Gunung Bromo pada tahap awal pembukaan nanti. Selain masker dan sarung tangan, pengunjung wajib membawa sendiri hand sanitizer atau sabun untuk mencuci tangan. Jika kamu lupa membawanya, masker dan sarung tangan bisa dibeli dari pedagang yang ada di lokasi (mereka juga pakai masker dan sarung tangan!). Pihak pengelola telah menyediakan sejumlah tempat cuci tangan di beberapa titik. Pengunjung juga wajib menggunakan peralatan pribadi saat berkunjung ke sana, mulai dari alat makan, minum, hingga perlengkapan ibadah.
Selain perlengkapan, dimohon pula kesadarannya untuk saling menjaga dengan menerapkan jarak aman minimal satu meter. Etika batuk dan bersin pun harus diperhatikan mengingat cuaca Gunung Bromo yang dingin. Siapkan sendiri masker, tisu, atau sapu tangan saat pergi ke sana. Hal lain yang juga tak kalah penting adalah menjaga kebersihan area wisata. Pengunjung wajib membawa turun kembali sampahnya dan dibuang ditempat yang tersedia.
Bagaimana, sudah siap melihat indahnya sunrise di Gunung Bromo lagi? Persiapkan semua yang kamu butuhkan dengan baik agar perjalanan lebih lancar. Jangan lupa untuk selalu mematuhi protokol kesehatan yang berlaku ya. Simak informasi lain seputar wisata di Gunung Bromo dan sekitarnya dalam artikel berikut ini: