icon
icon
article hero

Travel Bubble Indonesia dan Pengaruhnya Terhadap Rencana Liburan Kita

AvatarName

Tiara  •  Jun 29, 2020

icon

Iinformasi yang tertera di bawah ini sesuai dengan kondisi saat artikel dipublikasikan. Wacana travel bubble tengah menjadi perbincangan hangat, tak terkecuali di Indonesia. Hal ini mengemuka ketika Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenkomarves) menggelar konferensi pers virtual yang digelar pada pertengahan Juni lalu. Dalam kesempatan tersebut, Deputi Bidang Koordinasi Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kemenkomarves Odo R. M. Manuhutu menyatakan, Indonesia tengah merancang travel bubble untuk beberapa negara tetangga. Sebelum kamu buru-buru membeli tiket dan memesan hotel untuk liburan, simak dulu sejumlah fakta yang perlu kamu ketahui soal travel bubble Indonesia berikut ini!
Pengertian travel bubble
Travel bubble merupakan sebuah konsep yang mengemuka sebagai respon terhadap pembatasan perjalanan internasional di tengah pandemi. Pada prakteknya nanti, travel bubble akan memungkinkan perjalanan terbatas antara negara yang menyepakatinya. Hal ini dilakukan dalam rangka mempercepat pemulihan ekonomi bagi negara yang terdampak pandemi. Dengan travel bubble, pengunjung dari negara-negara tersebut dapat melakukan perjalanan dengan lebih mudah, misalnya dengan tidak diwajibkan untuk melakukan karantina mandiri setibanya di negara tujuan.
Negara tujuan travel bubble Indonesia
Berdasarkan pembahasan dalam rapat kabinet terbatas dengan Presiden Jokowi pada 28 Mei 2020 lalu, sejauh ini ada 4 negara yang akan menjadi mitra travel bubble Indonesia. Negara tersebut adalah China, Korea Selatan, Jepang, dan Australia. Keempat negara ini dipilih dengan mempertimbangkan faktor investasinya di Indonesia. 
Kriteria travel bubble
Sebelum travel bubble dikemukakan dan disepakati oleh kedua negara, ada beberapa syarat dan kriteria yang harus terpenuhi terlebih dahulu. Idealnya adalah negara-negara tersebut sudah berhasil menangani Covid 19 di negaranya agar para pengunjung tidak lagi harus menjalani karantina ketika tiba di sana. Menurut epidemiolog dari Griffith University Dicky Budiman, pemerintah harus sangat berhati-hati dan melakukan beberapa langkah ekstra di negaranya sebelum menerapkan travel bubble. "Kita tetap harus sangat ekstra berupaya mengendalikan pandemi kita dengan strategi testing, tracing, isolasi, dan penanganan yang benar-benar masif agresif. Sehingga, pemulihan ekonomi dan juga peluang membuka interaksi wisata dengan negara lain semakin terbuka," ungkap Dicky seperti dilansir dari CNN Indonesia. Dengan demikian, kecil kemungkinannya untuk terjadi kembali kasus impor atau ekspor baru dari negara-negara tersebut. Pemerintah Indonesia sendiri hingga artikel ini dipublikasikan masih membahas kriteria travel bubble tersebut.
Wisatawan yang bisa menikmati travel bubble
Target utama dari travel bubble Indonesia adalah para pebisnis yang melakukan perjalanan ke negara-negara mitra tersebut. Namun, tidak menutup kemungkinan bahwa akses ini pun bisa dinikmati oleh para pengunjung dengan tujuan berwisata ke negara tersebut. Travel bubble ini digadang-dagang akan menjadi proyek percontohan sebelum Indonesia benar-benar membuka kembali pintunya bagi wisatawan mancanegara.
Negara yang juga merencanakan travel bubble
  •  Jepang dengan Korea, Vietnam, Thailand, Australia, New Zealand 
  • Australia dengan New Zealand
  • Estonia, Latvia, dan Lithuania
  • China, Taiwan, Hong Kong, dan Korea Selatan
  • Israel, Yunani, dan Siprus
  • Inggris dan Perancis
Di Indonesia sendiri, rencana travel bubble yang dilakukan mempertimbangkan nilai investasi yang dimiliki oleh China, Korea Selatan, Jepang, dan Australia. Meskipun demikian, Indonesia tidak menutup mata terhadap negara-negara di ASEAN. Salah satunya dengan melakukan pembahasan soal membuka jalur laut antara Batam dengan Singapura. Tanggal penetapan travel bubble memang belum ditentukan. Namun, wacana ini memberikan secercah harapan bagi industri pariwisata, transportasi, dan investasi internasional di tanah air. Harapannya, travel bubble akan menjadi sebuah langkah awal untuk memulihkan iklim investasi dan pariwisata di Indonesia. Simak juga informasi tentang negara calon mitra travel bubble Indonesia dan prosedur perjalanan internasional dalam artikel berikut ini: