icon
icon
article hero

Tokyo Banana Boleh Dikonsumsi Muslim Nggak, Ya? Perhatikan Ini Ketika Membelinya di Jepang

AvatarName

Tiara  •  Aug 04, 2019

icon

[Artikel ini aslinya ditulis oleh Faruq Senin. Kamu bisa membaca versi berbahasa Inggris yang ditulisnya di halaman ini.] [Diperbaharui 19 Nov 2019] Selain karena budayanya yang menarik dan makanannya yang lezat, hal lain yang menarik dari Jepang adalah makanan ringan alias snack-nya. Bukan hanya karena rasanya yang enak, kemasannya pun menarik, jadi pas banget untuk dijadikan oleh-oleh. Yuk, cek itinerary 7 hari 6 malam ala Muslim di Tokyo-Osaka-Kyoto ini sambil merencanakan liburanmu! Kredit: Giphy Salah satu snack yang jadi idola adalah Tokyo Banana. Kamu pasti tidak asing lagi dengan tumpukan kotak Tokyo Banana yang berwarna-warni di saat berada di bandara. Tapi tunggu dulu, sebelum kamu membelinya (iya, mereka memang menggoda) jawab dulu pertanyaan ini: apakah Tokyo Banana halal? Nah, supaya kamu tidak bingung lagi, kami telah menyiapkan panduan yang akan menjawab semua pertanyaanmu tentang Tokyo Banana dan produk terkait lainnya.
Apa itu Tokyo Banana?
Untuk kamu yang belum familiar, Tokyo Banana atau 東京ばな奈 dalam tulisan kanji, adalah camilan berupa kue spons Jepang yang diproduksi oleh Grapestone Co. Sejak mulai dijual di berbagai toko pada tahun 1991, snack ini telah menjadi makanan yang wajib dicoba di Jepang. Para traveller dari penjuru dunia pun terpikat oleh isian kue lembut ini, yaitu krim yang terbuat dari pisang yang dihaluskan. Tokyo Banana biasanya bisa ditemukan di toko snack berbagai bandara Jepang dan toko souvenir besar di Tokyo. Jalan-jalan ke Tokyo? Jangan lupa cek dulu daftar makanan Jepang halal di Tokyo!
Apakah produk Tokyo Banana halal?
Selain Tokyo Banana Original Flavour (gambar di atas) yang sudah dikenal luas, ada beberapa varian produk dari produsen yang sama. Halal atau tidaknya produk ini tergantung jenisnya. Sayangnya, Tokyo Banana rasa Original tidak halal karena mengandung gelatin dari bovine (sapi) dan sedikit kandungan alkohol di dalamnya :( Jika kamu mengecek daftar komposisi di kemasannya, kamu akan melihat tulisan – ゼラチン (gelatin) dan – 洋酒 (alkohol). Tips #HHWT: Supaya lebih aman, hindari produk snack dengan isian krim di dalamnya karena biasanya krim tersebut mengandung gelatin dan/atau alkohol.
Berikut adalah produk Tokyo Banana yang mengandung gelatin dan/atau alkohol (lengkap dengan fotonya!):
Eits, scroll terus ke bawah untuk melihat daftar produk yang ramah Muslim! 1.Tokyo Banana (rasa original) 2. Tokyo Banana (rasa madu)
Kredit: @princesspinky89 di Instagram 3. Tokyo Banana Racco (rasa kopi susu) 4. Tokyo Banana Panda (rasa krim yogurt) 5. Tokyo Banana Heart (rasa sirup maple) 6. Tokyo Banana (rasa krim custard karamel)
Kredit: HARARU SHOP di Facebook 7. Tokyo Banana Tree (rasa krim coklat pisang)
Kredit: Bobcatsysop YK Chan di Facebook 8. Tokyo Banana Baumkuchen
Kredit:  Natalie K  di Facebook 9. Tokyo Banana Raisin Sandwich Cookies
Produk tanpa alkohol dan gelatin namun mengandung bahan-bahan yang belum diketahui detailnya:
1. Tokyo Banana Kitkat Nota: Produk ini tidak mengandung alkohol dan gelatin namun mengandung bahan 'emulsifier' yang belum diketahui sumbernya. Jadi, keputusan untuk membelinya kami kembalikan kepada kamu. 2. Kukis Tokyo Banana Tree langue de chat “Ai & Sachi” dan Tokyo Banana Tree langue de chat “Syally Mate” Varian Tokyo Banana yang satu ini kami pastikan bisa dikonsumsi oleh umat Muslim. Sekilas, kukis ini mirip dengan kue lidah kucing dengan isian krim coklat susu di tengahnya. Shortening serta margarin yang digunakan dalam pembuatannya adalah lemak nabati dan emulsifier-nya berasal dari kacang kedelai. Bedanya, kukis “Syally Mate” bermotif leopard sementara kukis “Ai & Sachi” hanya bergambar pisang di tengahnya. Oh iya, krim coklatnya juga punya sedikit rasa pisang yang manis. Nota: Produk ini tidak mengandung alkohol dan gelatin namun mengandung bahan 'refinement modified fat' yang belum diketahui sumbernya. Jadi, keputusan untuk membelinya kami kembalikan kepada kamu. 3. Tokyo Banana Pie Pada pandangan pertama, Tokyo Banana Pie ini mungkin tidak semenarik varian lain karena penampilannya yang sederhana, seperti buah pisang. Namun, kue puff pastry ini terbuat dari adonan butter pastry dan biskuit pisang yang (ternyata) sangat cocok disajikan bersama. Kamu bisa menikmati perpaduan rasa mentega yang gurih dan pisang yang manis di setiap gigitan pie yang lembut dan flaky ini. Nota: Produk ini tidak mengandung alkohol dan gelatin namun mengandung bahan 'refinement modified fat' yang belum diketahui sumbernya. Jadi, keputusan untuk membelinya kami kembalikan kepada kamu. 4. Kue kering Ginza Sweet Heart Tree langue de chat Strawberry “Syally Mate” Varian yang satu ini akan mengingatkan kamu kepada Strawberry Cake from Ginza karena tampilannya yang sangat mirip, hanya saja dalam bentuk kukis. Kukis renyah beserta isian coklat stroberi di dalamnya ini akan meleleh di mulutmu. Beberapa traveller bahkan bilang kukis bisa menyaingi kelezatan Strawberry Pocky! Nota: Produk ini tidak mengandung alkohol dan gelatin namun mengandung bahan 'refinement modified fat' yang belum diketahui sumbernya. Jadi, keputusan untuk membelinya kami kembalikan kepada kamu. 5. Tokyo Banana Gaufrette Jika kamu tidak terlalu suka kukis, maka kamu bisa mencoba Tokyo Banana Gaufrette! Ini adalah wafer renyah dengan isian krim pisang yang manis. Ukurannya pun besar lho, kira-kira sebesar telapak tanganmu. Gaufrette ini tersedia dalam dua pilihan isi, yakni krim pisang dan krim pisang coklat. Tapi yang pasti, dua-duanya akan memanjakan lidahmu! Nota : Produk ini tidak mengandung alkohol dan gelatin namun mengandung bahan 'refinement modified fat' yang belum diketahui sumbernya. Jadi, keputusan untuk membelinya kami kembalikan kepada kamu. 
Produk-produk yang aman dikonsumsi oleh Muslim
Nah, produk yang ada di bawah ini tidak mengandung alkohol dan gelatin. Tak hanya itu, kami pun telah berusaha semaksimal mungkin untuk memastikan produk ini tidak mengandung unsur hewani atau turunannya. Meski demikian, produk ini belum memiliki sertifikasi halal. Jadi, keputusan untuk membelinya kami kembalikan kepada kamu. Perhatian: Perlu diingat bahwa HHWT bukanlah badan yang berwenang untuk memberikan sertifikasi. Informasi yang kami tampilkan merupakan hasil riset mandiri dengan mengecek komposisi bahan Tokyo Banana di situs resminya dan sumber online lainnya. Kamu juga bisa melihat daftar resmi produk Tokyo Banana di situs mereka untuk mengetahui bahan apa saja yang digunakan dalam setiap jenis produknya. 1. Tokyo Banana Castella Cake Tokyo Banana Castella Cake adalah kue spons lembut dengan rasa dan bentuk buah pisang serta memiliki lapisan gula yang manis di permukaannya. Harga: JPY 648 atau sekitar Rp 84.000 (isi 4), JPY 1.134 atau sekitar Rp 147.000 (isi 8), JPY 1.728 atau sekitar Rp 224.000 (isi 12) 2. Tokyo Banana Castella Cake (rasa sirup maple)
Kredit: Umi Chan di Facebook  Versi rasa sirup maple dari kue ini hanya tersedia eksklusif di Bandara Haneda. Jadi, jangan lupa untuk membelinya ketika kamu berada di bandara ini. Bukan sekedar rasa pisang biasa, rasa sirup maple-nya juga membuat kue castella ini semakin lezat!  Harga: JPY 702 atau sekitar Rp 91.000 (isi 4), JPY 1.188 atau sekitar Rp 154.000 (isi 8), JPY 1.782 atau sekitar Rp 231.000 (isi 12) 3. The Strawberry Cake from Ginza Kalau kamu tidak terlalu suka pisang, mungkin kamu akan suka varian yang satu ini! Kue spons yang empuk ini berisi selai stroberi dan krim yang lembut. Sesuai namanya, kue ini berbentuk seperti buah stroberi dan setiap gigitannya akan mengingatkanmu akan kelezatan buah stroberi. Harga: JPY 560 atau sekitar Rp 73.000 (isi 4), JPY 1.080 atau sekitar Rp 140.000 (isi 8), JPY 1.620 atau sekitar Rp 210.000 (isi 12) Nah seperti yang telah kamu lihat sendiri, meski kue spons Tokyo Banana tidak halal, masih banyak pilihan snack ramah Muslim lain yang bisa kamu bawa pulang sebagai oleh-oleh. Namun mengingat snack ini belum secara resmi tersertifikasi halal, sebaiknya kamu memeriksanya dengan teliti dan membelinya atas pertimbangan sendiri. Jika kamu ingin mengecek komposisinya ketika sedang berada di Jepang, kamu bisa menggunakan fungsi kamera Google Translate. Caranya mudah, kamu cukup mengambil foto daftar komposisi di kemasannya sehingga teksnya bisa langsung diterjemahkan. Meski tidak 100 persen akurat, kamu bisa melihat beberapa bahan-bahan kunci seperti apakah produk tersebut mengandung alkohol atau gelatin.  Atau cara lain, kamu bisa bertanya kepada staff di toko pertanyaan berikut ini: Apakah produk ini mengandung alkohol? この商品にはアルコールが入っていますか。 Kono shōhin ni wa arukōru ga haitte imasu ka Apakah produk ini mengandung gelatin? この商品はゼラチンを含んでいますか。 Kono shōhin wa zerachin o fukunde imasu ka Apakah produk ini mengandung unsur hewani? これは動物由来の材料を含んでいますか。 Kore wa dōbutsu yurai no zairyō o fukunde imasu ka Dengan demikian, semoga panduan ini berguna ketika kamu berbelanja snack dan souvenir di Jepang! Beritahu kami di kolom komentar tentang snack Jepang apa saja yang kamu inginkan untuk dibahas dan jangan lupa untuk BAGIKAN informasi ini kepada sesama traveller Muslim lainnya! Masih menimbang-nimbang snack apa lagi yang bisa kamu beli? Cek juga panduan kami tentang 15 snack ramah Muslim yang kamu bisa beli di Jepang!