icon
icon
article hero

Jaga Diri, Ini 5 Tips Aman untuk Shalat Tarawih di Masjid

AvatarName

Tiara  •  Apr 13, 2021

icon

Informasi yang tertera di bawah ini sesuai dengan kondisi saat artikel dipublikasikan. Tahun ini, masyarakat Indonesia telah kembali bisa shalat tarawih berjamaah di masjid. Meski demikian, tidak semua daerah bisa melakukannya. Hanya kawasan zona hijau dan kuning Covid-19 yang diizinkan untuk menyelenggarakan shalat tarawih di masjid. Walau disinyalir aman untuk menggelar shalat tarawih berjamaan, kewaspadaan diri tetap harus dijaga. Mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak pasti harus dilakukan. Namun, setidaknya ada lima tips lain yang bisa kamu lakukan agar kamu bisa tarawih dengan tenang dan aman di masjid terdekat.
Pilih masjid dengan sirkulasi udara yang baik
Shalat tarawih di ruangan ber-AC memang nyaman, namun masjid dengan sirkulasi udara terbuka lebih baik. Jika tidak memungkinkan, pilihlah posisi shalat di dekat pintu atau jendela yang terbuka. Sirkulasi udara yang baik dapat meminimalisir penyebaran virus sekaligus membuat kamu lebih nyaman saat beribadah.
Berwudhu dari rumah
Hindari menyentuh apapun saat di tempat umum, termasuk di masjid saat hendak shalat tarawih berjamaah. Salah satu cara meminimalisirnya adalah dengan mengambil dan menjaga wudhu sejak dari rumah. Tempat wudhu yang digunakan secara bergantian dinilai menjadi salah satu titik rentan penyebaran virus. Karenanya, pastikan kamu dalam keadaan siap shalat ketika berangkat dari rumah.
Bawa alat shalat sendiri
Tips shalat tarawih satu ini wajib hukumnya. Pria ataupun wanita, kamu wajib membawa sendiri peralatan shalat. Kinimasjid tidak lagi dialasi dengan karpet, sehingga kamu harus membawa sendiri sajadah dan alas untuk shalat tarawih. Tidak ada lagi praktik berbagi sajadah seperti yang biasa kita lakukan (bahkan dengan keluarga sendiri!). Setiap orang harus membekali diri dengan peralatan shalat pribadi. Supaya lebih aman, jangan lupa untuk melakukan sanitasi di area shalat, terutama di bagian yang terkena anggota tubuh saat bersujud.
Pastikan kondisi tubuh sehat
Bukan hanya menjaga diri dari orang lain, kita pun harus melindungi orang lain dari segala kemungkinan. Karenanya, pastikan kamubenar-benar dalam kondisi sehat ketika shalat tarawih di masjid. Jangan abaikan gejala ringan seperti kepala pusing atau hidung berair. Bukan hanya berbahaya untuk orang lain, kondisi tubuh yang kurang prima membuat kamu lebih rentan terhadap virus, bakteri, dan penyakit secara umum. Kamu bisa shalat tarawih di rumah terlebih dahulu sampai kondisi tubuh kamu fit kembali.
Datang dan pulang tepat waktu
Pergi ke masjid berarti bertemu dengan banyak orang, tidak terkecuali orang-orang yang kamu kenal. Sebelum atau setelah shalat mungkin kamu akan tergoda untuk bercengkarama dengan mereka. Namun, tahan diri kamu ya. Pastikan bahwa kamu hanya ke masjid untuk menjalankan shalat tarawih berjamaah. Datanglah tepat setelah azan Isya dikumandangkan untuk menghindari berdiam diri di ruang tertutup terlalu lama. Begitu pula dengan ketika shalat tarawih berjamaah usai. Segera keluar dari masjid dan langsungpulang ke rumah, tanpa mampir ke tempat lain.
Sesampainya di rumah, jangan lupa untuk cuci tangan, cuci muka, dan berganti baju agar kebersihan di dalam rumah tetap terjaga. Langkah-langkah kecil namun berarti ini dapat menjaga kamu dan orang-orang di sekitarmu tetap aman saat beribadah. Dengan demikian, kamu bisa shalat tarawih berjamaah dengan tenang di masjid terdekat. Simak juga rekomendasi dan tips seputar puasa Ramadhan lainnya dalam artikel berikut ini: