icon
icon
article hero

5 Tempat Wisata di Daratan Labuan Bajo yang Sayang Jika DIlewatkan

AvatarName

Tiara  •  Aug 20, 2020

icon

Informasi yang tertera di bawah ini sesuai dengan kondisi saat artikel dipublikakasikan. Wisata di Labuan Bajo bukan cuma snorkeling, island hopping, atau melihat para komodo. Daratan Flores ini pun dikaruniai keindahan alam yang tak kalah memukau. Kalau kamu punya rencana ke sana dalam waktu dekat, lihat ulang itinerary-nya deh. Apakah tempat wisata di Labuan Bajo yang ada dalam daftar itu laut dan pantai semua? Kalau iya, kamu patut mengaturnya ulang dan memasukkan beberapa destinasi darat wisata di Labuan Bajo berikut ini.
Cunca Wulang
Cunca Wulang berada di Mbeiling, sekitar 30 kilometer dari Labuan Bajo. Air terjun ini merupakan salah satu tempat wisata di Labuan Bajo yang populer di kalangan wisatawan. Aliran airnya diapit oleh tebing yang menjulang dengan air terjun yang keluar dari celahnya. Tebing yang ada di sini pun tidak tajam, sehingga banyak yang mencoba lompat dari atas batu untuk merasakan sensasi adrenalin sebelum tercebur ke kolam yang menyegarkan.
Bukit Cinta
 Hanya 10 menit dari pusat kota, ada sebuah tempat wisata di Labuan Bajo yang sering dilewatkan oleh wisatawan. Bukit Cinta adalah salah satu puncak tertinggi di pesisir Labuan Bajo dan memiliki pemandangan yang luar biasa. Dari sini, kamu bisa melihat kesibukan pelabuhan dan kota dari ketinggian. Pemandangan pun semakin mempesona ketika matahari semakin condong ke barat dengan rona keemasan. 
Gua Batu Cermin
Tempat wisata di Labuan Bajo ini adalah bukti evolusi bumi yang terjadi jutaan tahun lalu. Gua Batu Cermin diyakini merupakan gua bawah laut yang terangkat ke permukaan. Sesuai namanya, dinding gua ini memantulkan cahaya matahari, terutama di pagi hari. Selain melihat fenomena alam tersebut, pengunjung juga bisa melihat beberapa fosil hewan laut yang terjebak di permukaan dinding gua.
Liang Bua
Gua purba ini adalah tempat wisata di Labuan Bajo dengan sejarah yang tidak ternilai. Liang Bua adalah tempat pertama kali ditemukannya fosil manusia kerdil atau Homo floresiensis di Nusa Tenggara Timur. Selain fosil manusia, di gua karst ini pun ditemukan berbagai fosil purba lainnya seperti gajah purba, biawak, serta tikus raksasa. Ukuran gua yang besar pun pernah dimanfaatkan oleh masyarakat lokal sebagai sekolah dan tempat ibadah. Lokasinya cukup jauh dari Labuan Bajo, jadi kamu harus bermalam di desa sekitar jika ingin berkunjung ke Liang Bua.
Desa Adat Wae Rebo
 Desa tradisional yang berada di ketinggian 1.200 mdpl ini adalah tempat wisata di Labuan Bajo yang wajib disinggahi. Lokasinya memang cukup jauh dari Labuan Bajo dan butuh sekitar 6 jam untuk mencapainya. Namun, keindahan desa dan alamnya ini sungguh membayar lunas perjalanan tersebut. Desa ini hanya terdiri dari 7 rumah adat dan tidak ada sinyal seluler di sana. Otomatis, kamu akan merasakan liburan yang damai dan tenang. Ketika malam tiba, kamu bisa melihat langit bertabur bintang di atas desa ini. Sudah waktunya mengeksplor lebih dalam tanah Flores dengan mengunjungi tempat wisata di daratannya. Selain menikmati pemandangan alam, kamu pun bisa bercengkrama dengan masyarakat lokal dan hidup dengan cara tradisional seperti yang biasa mereka lakukan. Simak juga referensi wisata domestik nan eksotis lainnya dalam artikel berikut ini: