icon
icon
article hero

Panduan Singkat untuk Shalat Tarawih di Rumah Selama Ramadhan

AvatarName

Tiara  •  Apr 23, 2020

icon

Artikel ini aslinya ditulis oleh Shasha Dania. Kamu bisa membaca artikel versi berbahasa Inggrisnya di halaman ini. [Diperbarui 13 April 2021] Akhirnya bulan Ramadan tiba! 😊 Kehadiran bulan suci Ramadan adalah kesempatan bagi kita untuk meluruskan niat dan memperkuat iman. Meski Ramadhan kali ini masih berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, ketidakpastian yang terjadi saat ini adalah sebuah ujian yang akan membuat kita semakin dekat kepada Allah SWT. Belum semua daerah diizinkan menyelenggarakan shalat tarawih berjamaah di masjid. Dengan tata cara shalat Tarawih di rumah ini, kami harap kamu bisa lebih percaya diri untuk shalat Tarawih berjamaah di rumah 😊 P.S. Kalau kamu mau shalat tarawih di masjid, jangan lupa lakukan tips di halaman ini agar tetap aman!
Apa itu shalat Tarawih?
Shalat Tarawih adalah shalat sunnah (tidak wajib, namun sangat dianjurkan) yang dilaksanakan selama bulan Ramadhan. Tarawih dilaksanakan selepas shalat Isya dan bisa dilakukan sendiri maupun berjamaah. Tapi, tentu saja pahalanya lebih besar saat dilakukan berjamaah!
Kredit: Masjid Sultan Singapore di Facebook Ada pendapat berbeda soal jumlah rakaat dalam shalat Tarawih. Ada ulama yang menganjurkan 8, 20, atau bahkan 36 rakaat. Di Indonesia sendiri, biasanya Tarawih 8 atau 20 rakaat. Namun, perbedaan ini harus dihormati ya. 😊 Berapapun jumlahnya, pahala Tarawih terlalu sayang untuk dilewatkan. 🤗 Oh iya, shalat tarawih juga diikuti dengan shalat witir dengan rakaat ganjil. 
Apa beda Tarawih tahun ini dengan tahun-tahun sebelumnya?
Dengan merebaknya Covid-19 dan penerapan PPKM di beberapa daerah di Indonesia, hanya zona hijau dan zona kuning COvid 19 yang diizinkan menyelenggarakan shalat tarawih berjamaah di masjid.
Jadi, kamu punya pilihan untuk shalat tarawih berjamaah di rumah Ramadhan tahun ini. Meski shalat berjamaah bukan hal yang baru, tapi tidak semua orang pernah shalat berjamaah di rumah bersama keuarga. Bagaimanapun, selalu ada hal yang bisa kita syukuri dalam kondisi ini dan kita pun tetap bisa memetik berkah dengan beribadah dari rumah. 😊 Shalat Tarawih dari rumah tentu lebih fleksibel dan mudah diatur waktunya. Kita pun bisa membaca surat pendek yang kita hafal dan shalat dengan nyaman di tempat yang familiar. Momen ini juga menjadi kesempatan bagi kita untuk menghabiskan lebih banyak waktu dengan keluarga dan orang-orang tersayang!
Bagaimana cara menyiapkan tarawih di rumah?
 Siapkan satu area khusus di rumah yang sejuk dan sirkulasi udaranya baik untuk membuatnya bersih dan nyaman. Jika jamaahnya banyak, mungkin kamu harus menggeser beberapa perabotan agar tidak berdesakan. 😆 Jika terbatas, tidak perlu menyediakan sajadah untuk masing-masing jamaah selama perbedaan imam dan makmum masih terlihat. Adapun susunannya adalah sebagai berikut: (1) imam shalat berada di baris paling depan; (2) jamaah pria berbaris di belakang imam; (3) diikuti dengan jamaah perempuan di belakangnya. #HHWT Tip: Berikut adalah sejumlah cara mengubah rumahmu menjadi masjid saat bulan Ramadhan!
Kredit: Jinghan Jika kamu punya anak kecil di rumah, inilah saat yang tepat untuk memperkenalkan shalat berjamaah kepada mereka. Salah satu penulis kami, Jinghan, membagikan tipsnya di sini tentang bagaimana ia memperkenalkan shalat berjamaah kepada putrinya di rumah dan mengapa Ramadhan adalah waktu yang tepat untuk melakukannya! Tarawih di rumah juga bisa jadi lebih banyak godaannya, sesederhana tidak 'mood' untuk beribadah. Coba jauhkan atau matikan barang elektronik di rumah supaya lebih konsentrasi. Tinggalkan juga handphone kamu di kamar lainnya.
Kredit: Masjid Negara Malaysia on Facebook Karena waktunya lebih fleksibel selama shalat Tarawih di rumah, sebaiknya sepakati jadwal dengan orang serumah agar selesainya tidak terlalu malam. Terlalu lama di rumah dengan keluarga bisa membuat hubungan sedikit lebih tegang daripada biasanya, jadi shalat Tarawih berjamaah bisa menjadi salah satu cara untuk semakin merekatkan hubungan dengan keluarga. 😊 P.S. Kamu bisa mengacu kepada panduan dan niat shalat Tarawih sebagai imam dan makmum dari berbagai sumber terpercaya, salah satunya dari Nadhlatul Ulama Indonesia di halaman ini!
Bagaimana kalau saya hanya hafal sedikit surat pendek dan tidak percaya diri dengan bacaan shalat saya?
 Kebanyakan dari kita hanya mengikuti surat yang dibaca oleh imam selama shalat tarawih di masjid. Jadi, mungkin sulit rasanya untuk membaca surat pendek yang itu-itu saja selama shalat karena tidak ada yang membimbing. Tapi jangan khawatir, menurut penjelasan yang ditulis oleh Nadhlatul Ulama membaca surat pendek yang kamu hafal saja tidak mengurangi pahala dan kebaikan ibadahmu. Kamu boleh mengulang surat pendek yang kamu tau sambil terus menghafal surat lainnya. Ramadan adalah waktu yang baik untuk pengembangan spiritual, jadi ambil kesempatan ini untuk belajar dan berefleksi sebanyak mungkin. Kamu juga bisa saling belajar dan mengingatkan sesama anggota keluarga soal ini, atau bahkan bisa mengadakan pengajian di rumah untuk memahami Al Quran lebih jauh. ☺️
Apakah ada kajian online yang bisa saya dengarkan setelah shalat?
Tentu! Setelah shalat tarawih, kamu pun bisa mendengarkan kajian online sebagai siraman rohani. Di Indonesia sendiri, ada banyak podcast kajian online yang bisa kamu dengarkan. Misalnya Podcast Nadhlatu Ulama, Podcastren dari Ustaz Irfan Sarhindi, dan berbagai kanal lainnya. Usai beribadah, kamu bisa belajar lebih banyak tentang agama dengan nyaman di rumah! Itulah beberapa hal yang bisa kamu lakukan untuk membuat Tarawih di rumah semakin nyaman. 😄 Kamu tetap bisa meraup pahala walaupun tidak pergi ke masjid. Shalat berjamaah dengan keluarga pun bisa menjadi momen yang berkesan dan memperkuat iman. Simak juga tips dan rekomendasi puasa Ramadhan lainnya dalam artikel berikut ini: