icon
icon
article hero

Ramadan Around The World: Mandiri Jalani Ramadan dan Idul Fitri di Negeri Ginseng

AvatarName

Tiara  •  Apr 15, 2021

icon

Informasi yang tertera di bawah ini sesuai dengan kondisi saat artikel dipublikasikan. Artikel ini merupakan bagian dari seri "Ramadan Around the World". Artikel ini ditulis oleh tim editorial Have Halal, Will Travel berdasarkan informasi yang dikirimkan melalui tautan ini oleh Betary Nurfithri Syahlan dari Seoul, Korea Selatan. Bagi sebagian orang, Korea Selatan adalah negara impian, entah itu untuk liburan, sekolah, ataupun tinggal di sana. Namun bagi Betary Nurfithri Syahlan (20), tinggal di Negeri Ginseng tidak melulu soal mimpi yang jadi kenyataan. Tahun ini merupakan tahun ketiga Betary tinggal di Seoul, Korea Selatan. Sama seperti umat Muslim di Indonesia, tahun ini ia pun harus menjalani Ramadan di tengah pandemi. Betary bangun setiap pagi dan bersiap menjalani aktivitas belajar online. Namun karena ini bulan Ramadan, Betary juga mendedikasikan diri untuk beribadah lebih baik serta berbelanja dan memasak untuk berbuka puasa.
Senasib dengan penduduk dunia lainnya, Betary pun harus menerima fakta bahwa ia tidak bisa bertemu dengan keluarganya karena pandemi. Ramadan yang biasanya diisi dengan berkumpul bersama keluarga dan menikmati makanan tradisional tahun ini harus dijalaninya sendirian. Meski sudah tiga tahun menetap di Seoul, lidah Betary masih mencintai makanan khas Indonesia. Menu sahur favoritnya adalah nasi goreng. Sementara gorengan berupa bakwan jagung adalah menu kesukaan Betary untukberbuka puasa. Menu sahur dan takjil buka puasa khas Indonesia ini menjadi penyemangat tersendiri bagi Betary. Terlebih mengingat waktu puasa di Seoul yang berbeda, yakni satu jam lebih lama daripada puasa di Indonesia. Tahun ini, Betary mungkin belum bisa menjalani Hari Raya Idul fitri seperti tahun-tahun sebelumnya. Menikmati ketupat sayur, opor ayam, dan sambal kentang hati ampela bersama keluarga besar bukanlah pilihan utama. Tahun ini, Betary mungkin harus merayakan Idul Fitri seorang diri di Seoul.
Menjadi kaum minoritas di Seoul pun menjadi tantangan tersendiri bagi Betary. Tidak seperti di Indonesia, tidak banyak perempuan yang mengenakan hijab seperti dirinya di Seoul. Hal ini pun kerap mengundang pertanyaan dari teman-temannya di sekolah internasional. Alih-alih merasa tidak nyaman, interaksi ini justru dimanfaatakn oleh Betary untuk mengenal satu sama lain. Ia menjelaskan hijab yang dikenakan dan maknanya ke eberapa temannya yang merupakan atheis. Momen ini pun menjadi kesempatan bagi mereka untuk bertukar cerita tentang diri masing-masing.
Yuk, berbagi kisah Ramadhan di daerahmu!
Kamu bisa berkontribusi dan bercerita mengenai Ramadhan serta Idul Fitri di daerahmu. Kisahmu akan tergabung dalam seri Ramadan Around the World, bersama-sama dengan kisah umat Muslim dari berbagai belahan dunia! Kamu tinggal mengisi beberapa pertanyaan di formulir, dan kami yang akan merangkai kisahmu! Caranya gampang, tinggal klik tautan berikut ini:
http://bit.ly/RamadanAroundtheWorldID
Bergabunglah Bersama Hello Ramadan!
Diselenggarakan mulaitanggal 7 April sampai 13 Mei 2021, bergabunglah bersamaHello Ramadan, sebuah acara virtual HHWT yang bertujuan untuk membawa kemeriahan dan perayaan Ramadhan serta Hari Raya ke manapun kamu berada! Bergabunglah dengan deretan acara menarik, tantangan harian, bazar virtual, dan berbagai hadiah sepanjang bulan Ramadhan!