icon
icon
article hero

Bingung Dengan Transportasi Umum Di Tokyo? Simak Panduan Lengkapnya Disini!

AvatarName

Aditya Mulyawan  •  Dec 10, 2019

icon

[Artikel ini aslinya ditulis oleh Shasha Dania. Kamu bisa membaca versi berbahasa Inggris yang ditulisnya di halaman ini.] Jika kamu berencana untuk liburan ke Tokyo, mungkin kamu akan kebingungan dalam membaca peta transportasi umum disana 😅 Mencari tahu bagaimana cara mengelilingi Tokyo dengan sistem transportasi yang luas dan kompleks mungkin akan menjadi semacam fase baru dalam hidupmu - antara kereta (KRL dan MRT), persimpangan, dan berbagai kartu, kami paham hal ini pasti akan membuatmu kewalahan! Kredit: Giphy Untuk membantumu memulai petualangan di Tokyo tanpa rasa khawatir, berikut adalah panduan untuk berkeliling di Tokyo dengan transportasi umum!😊
1. Pilihan transportasi umum di Tokyo
Kereta bawah tanah (MRT) Kereta bawah tanah (MRT) sejauh ini adalah pilihan ternyaman untuk mengelilingi Tokyo. Dimanapun kamu berada, setiap perhentiannya pasti berada di dekat destinasi tujuanmu. Pastikan untuk mengunduh aplikasi kereta bawah tanah Tokyo Metro atau HyperDia untuk membantumu!
Terdapat 2 perusahaan - Toei Subway dan Tokyo Metro - yang mengoperasikan 13 jalur di sepanjang Tokyo. Ada beberapa perusahaan kecil yang mengoperasikan jalur ke luar area Tokyo menuju kota atau prefektur terdekat (Kanagawa, Nikko, Saitama, Hakone), tetapi jika kamu tidak berencana untuk pergi seharian, kamu cukup fokus ke 2 yang utama. Untungnya kedua sistem tersebut telah terintegrasi dan jika kamu menggunakan kartu IC seperti Suica (kartu transportasi yang dapat diisi ulang - selengkapnya baca di bawah!) kamu akan dapat pindah jalur dengan mudah. Kereta (KRL) Di Tokyo juga terdapat beberapa jalur kereta (KRL), tetapi yang paling terkenal adalah jalur JR. Kereta JR ini sudah cukup untuk membawamu ke berbagai destinasi terkenal, mulai dari Ikebukuro hingga Akihabara! 😁 P.S. Klik disini untuk melihat peta jalur kereta JR Tokyo Metropolitan Area Berikut beberapa catatan penting mengenai kereta JR Tokyo:
  • Yamanote (dikenal sebagai loop line, jalur melingkar ini melewati berbagai stasiun besar seperti Harajuku, Shinjuku, Ikebukuro, Ueno, dan Tokyo)
  • Keihin-Tohoku (meliputi bagian timur Yamanote termasuk Ueno, Akihabara, Tokyo, Shimbashi, dan Yokohama)
  • Saikyo (meliputi bagian barat Yamanote termasuk Ikebukuro, Shinjuku, dan Shibuya)
  • Chuo-Sobu Local dan Chuo Main/Rapid (membelah sepanjang jalur Yamanote, termasuk Yoyogi, Shinjuku, dan Suidobashi. Jalur lokal meliputi Akihabara, dan jalur rapid menuju stasiun Tokyo)
  • Tokaido Shinkansen (Perjalanan antar kota atau prefektur, berhenti di stasiun Tokyo dan Shinagawa menuju Shizuoka, Nagoya, Kyoto, dan Shin-Osaka. Kami merekomendasikan untuk menggunakan JR Pass jika kamu berencana untuk naik Shinkansen - cari tahu selengkapnya di bawah! Kamu juga bisa membeli tiket Shinkansen menuju Kyoto atau Osaka dengan nyaman melalui Klook.)
#Tips HHWT: Gunakan promo code TRAVELHHWTID untuk mendapat diskon Rp. 100 ribu di Klook (penghabisan minimal Rp. 800 ribu, untuk pengguna pertama kali saja). Harus mengingat bahwa promo ini tidak termasuk Universal Studios Japan, JR Pass and Swiss rail. 
Berikut adalah tips untuk menaiki Kereta di Tokyo:
  • Hindari jam sibuk (jam 7.30 - 9.30 pagi dan 5 - 8 malam) karena kereta akan sangat penuh (terutama untuk yang bepergian dengan kereta bayi atau kursi roda)
  • Jika kamu tidak bisa menghindari jam sibuk dan kamu membawa kereta bayi atau kursi roda, biasanya terdapat area khusus untuk keduanya di gerbong pertama dan terakhir kereta.
  • Kursi prioritas dapat ditemukan di ujung-ujung setiap gerbong, tetapi akan sulit dijangkau saat jam sibuk.
  • Peta dan petunjuk arah banyak yang telah berbahasa Inggris. Akan tetapi yang perlu kamu perhatikan adalah beberapa stasiun besar memiliki beberapa lantai/pintu keluar, jadi kami menyarankan untuk mencari tahu terlebih dahulu pintu keluar yang terdekat dengan destinasi tujuanmu.
P.S. Klik di sini untuk 22 makanan halal di Tokyo yang harus kamu coba! Bus Tokyo juga memiliki jaringan bus yang luas, mungkin ini bukan pilihan terbaik untuk turis mengingat waktu tempuh yang sedikit lebih lama dibanding kereta. Akan tetapi, kamu bisa menuju destinasi-destinasi “tersembunyi” yang akan lebih mudah dijangkau menggunakan bus! 😊  Kebanyakan bus dioperasikan oleh Toei Transport Network dan kamu bisa mengunjungi website mereka untuk menemukan peta dan rute bus. Baik 1 atau 10 perhentian, bus ini menerapkan sistem satu harga/flat rate (cari tahu berbagai ongkos bus sesuai usiamu disini) - jadi  coba hindari menggunakan bus jika tujuanmu dapat dijangkau dengan berjalan kaki! Berikut adalah beberapa langkah sederhana untuk naik bus di Tokyo:
  1. Rencanakan dan cari tahu sejak awal perhentian bus yang ingin kamu tuju
  2. Cek peta untuk mengetahui rute mana yang perlu kamu ambil
  3. Datanglah ke perhentian bus dan cek jadwal yang ada disana, bus akan datang sesuai dengan jadwal yang tertera.
  4. Lambaikan tangan saat bus tiba, dan naiklah dari pintu depan.
  5. Gunakan kartu IC atau masukan uang ke mesin - usahakan untuk menggunakan uang pas karena beberapa mesin tidak memberikan uang kembalian!
  6. Kursi prioritas hanya untuk lansia, wanita hamil, orang difabel atau cedera, dan anak kecil. Kamu mungkin bisa duduk disana saat diluar jam sibuk, akan tetapi cukup tabu untuk duduk disana jika kamu tidak termasuk dalam golongan prioritas. Berikanlah tempat duduk kepada orang yang lebih membutuhkannya!
  7.  Jika kamu telah sampai tujuan (perhatikan layar elektronik atau dengarkan pengumuman agar tidak terlewat) tekanlah tombol di sisi atau atas untuk keluar 
#Tips HHWT: Disana juga terdapat bus gratis atau berbayar untuk berkeliling kota yang diperuntukkan bagi turis! Untuk pengalaman berkeliling yang nyaman, pesan tiket tur bus di Klook untuk menikmati suasana terbaik Tokyo!
2. Destinasi wisata yang wajib kamu kunjungi dan cara menuju kesana
Asakusa
Asakusa merupakan salah satu kawasan yang paling populer di Tokyo! Kawasan ini menggambarkan sisi tradisional Tokyo, dan kamu bisa mengunjungi Sensoji Temple dan kawasan perbelanjaan Nakamise yang terkenal. Tokyo Skytree pun berada di area Asakusa - setelah seharian berjibaku di keramaian jalanan, saatnya untuk menikmati pemandangan kota yang menakjubkan dari ketinggian! #Tips HHWT: Antrian untuk masuk ke Tokyo Skytree seringkali panjang saat memasuki peak season - kami merekomendasikan Klook untuk reservasi tiket Tokyo Skytree dengan nyaman dan mudah! P.S. Gunakan promo code TRAVELHHWTID untuk mendapat diskon Rp. 100 ribu di Klook  (penghabisan minimal Rp. 800 ribu, untuk pengguna pertama kali saja). Harus mengingat bahwa promo ini tidak termasuk Universal Studios Japan, JR Pass and Swiss rail. Asakusa juga merupakan area yang memiliki beberapa makanan/restoran halal untuk mengisi tenagamu sebelum melanjutkan perjalanan di Tokyo. Mampirlah ke Naritaya untuk menikmati semangkuk ramen hangat lengkap dengan ayam karaage yang krispi dan lezat, atau cobalah daging wagyu di Asakusa Nagomi! 😋 Untuk mengetahui lebih jauh mengenai kawasan yang ikonik ini, klik disini! Cara menuju kesana:
  • Tokyo Subway: Ginza line
  • Toei: Asakusa line
  • Tobu Railway: Nikko-Kinugawa, RYOMO, Shimotsuki-Kirifuri, Tobu Skytree lines
  • Bus: Services S1, 草63
Shinjuku Salah satu kawasan favorit kami di Tokyo adalah Shinjuku! 😁 Entah kamu pecinta alam, kuliner, atau belanja tempat ini memiliki semuanya. Shinjuku Gyoen National Garden adalah tempat yang nyaman dan menenangkan untuk bersantai - atau jika kamu ingin sesuatu yang lebih menyenangkan, kunjungilah Samurai Museum atau berbelanja di Don Quijote terbesar di Tokyo! Isilah tenagamu dengan semangkuk ramen di Shinjuku Gyoen Ramen Ouka, atau manjakan dirimu dengan hidangan kari lezat di salah satu dari dua outlet CoCo Ichibanya yang telah tersertifikasi halal! Tidak ada yang lebih baik ketimbang menikmati sajian lokal 😋 P.S. Inilah 9 cemilan minimarket Jepang yang ternyata ramah-Muslim! Cara menuju kesana:  Shibuya dan Harajuku  Jika kamu suka berbelanja, maka Shibuya dan Harajuku wajib untuk kamu sertakan di itinerary-mu! Kamu bisa menemukan semuanya mulai dari fesyen terkini hingga pakaian vintage disini. Kami merekomendasikan untuk berjalan santai dari Harajuku menuju Cat Street dan menikmati berbagai gaya yang fashionable dari orang-orang melintas di sepanjang jalan. Tanpa sadar, kamu akan sampai di Shibuya dan menyaksikan Shibuya Crossing yang begitu terkenal! Lelah berjalan-jalan? Saatnya untuk memanjakan dirimu dengan yakiniku halal di Gyumon! Memasak daging sendiri adalah sebagian kenikmatan yang bisa kamu nikmati di restoran ini - sebagian lagi berasal dari lezatnya daging yang juicy dan lembut setelah seharian berjalan-jalan disana 🤤 Cara menuju kesana: Harajuku
  • Tokyo Subway (Stasiun Meiji-Jingumae): Chiyoda, Fukutoshin lines
  • JR: Yamanote line
Shibuya
  • Tokyo Subway: Ginza, Hanzomon, Fukutoshin lines
  • JR: Yamanote, Saikyo, Shonen-Shinjuku line
  • Bus: 都06, 渋88, 都01
Tokyo Disneyland dan DisneySea
Jika kamu penggemar Disney, liburan ke Tokyo belum lengkap jika belum mampir ke Tokyo Disneyland atau Tokyo DisneySea - atau keduanya! 😍 Entah kamu adalah penggemar klasik Disneyland atau mencari sesuatu yang unik di satu-satunya DisneySea di dunia, kamu akan jatuh cinta dengan berbagai karakter dan wahana yang ada saat kamu menginjakkan kakimu di tempat paling menyenangkan di dunia.
Kredit:  Food Diversity   Sekarang telah tersedia makanan ramah-muslim di Tokyo Disney Resort! Dioperasikan oleh Red Lobster, kamu bisa memilih berbagai menu seperti Beef Bowl, Butter Chicken Curry, atau Vegetable Penne 😋 Hidangan yang sempurna untuk mengisi kembali tenaga setelah hari yang panjang! Cara menuju kesana:
  • JR: Pindah ke Keiyo/Musashino lines dari Tokyo Station (JR Chuo Rapid or Yamanote)
  • Bus: Express Bus (Stasiun Shinjuku), Keisei Express (Stasiun Tokyo Pintu Keluar Yaesu), Transportation Plaza (Stasiun Akihabara Pintu Keluar Timur)
Akihabara Shibuya bukanlah satu-satunya pusat perbelanjaan besar di Tokyo - hanya Akihabara yang menjadi TEMPAT jika kamu berencana untuk membeli gadget dan perangkat elektronik! Toko elektronik berjajar di sepanjang jalan ini, dan jika kamu merupakan penggemar manga atau anime, kamu akan menemukan berbagai merchandise yang kamu impikan disini. Pastikan untuk mengunjungi Akihabara Electronic Town untuk harga gadget dan perangkat elektronik terbaik! 😆
Pastikan untuk mengunjungi outlet Coco Ichibanya yang telah tersertifikasi halal di tengah-tengah kawasan ini! Kamu bisa merancang menu kari sesuai dengan seleramu, dan nikmati lezatnya ayam katsu atau lembutnya sepotong daging disini. Cara menuju kesana:
  • Tokyo Subway: Hibiya line
  • JR: Yamanote, Keihin-Tohoku, Chuo/Sobu Local lines
  • Tobu Railway: Tsukuba Express
  • Bus: 茶51
Odaiba
 Berlokasi di pulau buatan di Tokyo Bay, Odaiba adalah distrik belanja dan hiburan populer di Tokyo. Disini juga terdapat teamLab Borderless, salah satu atraksi terkenal di Tokyo yang tak boleh kamu lewatkan! Pameran teamLab biasanya terjual dengan cepat, jadi pastikan untuk membeli tiket masuk teamLab di Klook untuk menghindari antrian panjang. Kamu juga harus mencoba Joypolis, salah satu taman hiburan indoor terbesar di Jepang! Nikmati permainan VR (Virtual Reality) interaktif dan simulator sepanjang hari yang akan membuatmu merasa ada di dunia baru 🤩 Kamu juga bisa membeli tiket Joypolis di Klook, yang sudah termasuk tiket masuk dan hampir semua atraksi! #Tips HHWT: Gunakan promo code TRAVELHHWTID untuk mendapat diskon Rp. 100 ribu di Klook (penghabisan minimal Rp. 800 ribu, untuk pengguna pertama kali saja). Harus mengingat bahwa promo ini tidak termasuk Universal Studios Japan, JR Pass and Swiss rail.
Mampirlah ke DiverCity Tokyo Plaza untuk mengisi kembali tenaga setelah seharian bermain. Cicipilah semangkuk soba khas Jepang yang halal di Sojibo, restoran di lantai 6 ini menjual semua jenis soba, mulai dari soba dingin dengan ubi parut di atasnya, atau soba panas dengan udang tempura 😋 #Tips HHWT: Klik disini untuk Itinerary Tokyo 7 Hari 7 Malam di Tokyo dibawah Rp 10 Juta untuk menikmati pengalaman terbaik di Odaiba dengan bujet terbatas! 😁 Cara menuju kesana:
  • Yurikamome Railway (Monorel)
  • Rinkai Railway
  • JR: Saikyo line
  • Bus: 海01, 森30
3. Kartu atau tiket apa yang perlu kamu siapkan?
Kartu IC yang dapat diisi ulang (deposit 500 yen/Rp 65 ribu)
Kartu IC adalah kartu transportasi yang dapat diisi ulang dan dapat dengan mudah ditemukan di seluruh Jepang, setiap kota atau area punya desain kartu yang unik. Di Tokyo, 2 kartu yang utama adalah Suica dan PASMO. Suica dapat dibeli di stasiun kereta JR, dan PASMO di stasiun kereta non-JR. Untuk mendapatkan deposit saat akhir perjalananmu, kamu juga harus mengembalikan kartu ini ke stasiun masing-masing. Kelebihan:
  • Dapat digunakan di sepanjang kereta bawah tanah (MRT), kereta (KRL), dan bus, juga di minimarket dan beberapa toko atau mesin penjual otomatis (vending machine).
  • Dapat digunakan di seluruh Jepang, jadi kamu pun bisa menggunakan Suica atau PASMO saat kamu di Osaka atau Kyoto! Begitupun kartu IC seperti ICOCA dari region Kansai dapat digunakan di Tokyo.
  • Suica memperkenalkan Welcome Suica pada September 2019 yang diperuntukkan untuk turis! Kartu ini bekerja layaknya Suica biasa tetapi tidak memerlukan deposit dan dapat digunakan selama 28 hari dari pembelian. Kartu ini pun memiliki desain bunga sakura yang sempurna untuk dijadikan suvenir! 🌸
  •  Welcome Suica dapat dibeli dengan harga 1.000 - 10.000 Yen (Rp 130 ribu - 1,3 juta), jadi kamu bisa membelinya sesuai dengan kebutuhan transportasimu. 
Kekurangan:
  • Jika kamu berencana untuk banyak menggunakan transportasi umum, kartu IC mungkin tidak menjadi pilihan tepat karena akan menghabiskan cukup banyak biaya.
  • Jika kamu mengakhiri perjalananmu di luar Tokyo, kamu tidak akan bisa mengambil deposit kembali, tetapi kamu masih bisa menggunakannya hingga 10 tahun mendatang di seluruh Jepang!
#Tips HHWT: Karena kartu IC sangat populer untuk warga lokal dan turis, potonglah antrian dengan membeli kartu Suica di Klook! 😄 P.S. Gunakan promo code TRAVELHHWTID untuk mendapat diskon Rp. 100 ribu di Klook (penghabisan minimal Rp. 800 ribu, untuk pengguna pertama kali saja). Harus mengingat bahwa promo ini tidak termasuk Universal Studios Japan, JR Pass and Swiss rail. Tiket kereta bawah tanah (MRT) harian Ada beberapa tiket kereta bawah tanah (MRT) harian tersedia untuk turis di Tokyo, yang mungkin cukup membingungkan untuk memilihnya. Berikut adalah beberapa pilihan populer yang dapat membantumu! Tokyo Subway Pass (24/48/72 jam, 800/1200/1500 Yen [Rp 105 ribu/165 ribu/195 ribu])
Tokyo Subway Pass adalah salah satu pilihan ternyaman jika kamu berada di Tokyo untuk beberapa hari saja. Rata-rata ongkos kereta di Tokyo berada di kisaran 200 - 400 Yen (Rp 25 ribu - 50 ribu) sekali jalan, jadi jika kamu berencana untuk mengunjungi destinasi-destinasi populer tiket ini akan jadi pilihan tepat! Pastikan dulu rencana perjalananmu ya 😉 Kelebihan:
  • Dapat digunakan di seluruh jalur kereta bawah tanah untuk perjalanan yang mudah dan nyaman - akan menghemat waktu dan uangmu karena berpindah jalur pun relatif murah!
  • Tepat untuk perjalanan jarak dekat ataupun banyak digunakan, jadi jika kamu berencana untuk seharian berkeliling kota menggunakan kereta bawah tanah, kami merekomendasikan untuk membeli tiket 24 jam untuk menghemat uangmu.
  • Tidak perlu membeli atau top-up
  • Dapat dibeli di luar Tokyo dan di berbagai website seperti Klook, atau beberapa spot di Tokyo seperti Bandara Narita dan Haneda, dan beberapa toko perlengkapan travel atau elektronik besar.
Kekurangan:
  • Hanya berlaku hingga 72 jam - tidak akan efektif untuk perjalanan selama 4 hari atau lebih. Kami menyarankan untuk menggabungkannya dengan kartu IC jika kamu berada di Jepang setidaknya 4 hari!
  • Tidak bisa digunakan di jalur kereta JR, jadi kamu mungkin perlu berpindah jalur beberapa kali untuk mencapai stasiun besar seperti Shibuya atau Harajuku. Menggunakan tiket ini berarti kamu tidak perlu membayar biaya ekstra yang berakibat sedikit ketidaknyamanan, terlebih jika jadwalmu cukup ketat.
#Tips HHWT: Gunakan promo code TRAVELHHWTID untuk mendapat diskon Rp. 100 ribu di Klook (penghabisan minimal Rp. 800 ribu, untuk pengguna pertama kali saja). Harus mengingat bahwa promo ini tidak termasuk Universal Studios Japan, JR Pass and Swiss rail. Toei dan Tokyo Metro One-Day Economy Pass (900 Yen/Rp 116 ribu)
Kredit: กินอยู่โฮมซิคแบบหมุ่ย di Facebook
Kelebihan:
  • Cocok untuk singgah sehari
  • Dapat digunakan untuk berbagai jalur kereta bawah tanah
  • Dapat dibeli di hari yang sama di semua stasiun pusat Tokyo
Kekurangan:
  • Tidak termasuk jalur JR - kami menyarankan untuk menggunakannya jika kamu ingin mengunjungi destinasi unik atau jika extend sehari di Tokyo. Ingat untuk merencanakan perjalananmu terlebih dahulu untuk memaksimalkannya!
Tokyo Metro atau Toei One-Day Passes (masing-masing 600 dan 700 Yen/Rp 77 ribu dan 90 ribu) Kelebihan:
  • Akses tak terbatas sepanjang jalur kereta bawah tanah yang dipilih
  • Cocok untuk yang sudah pernah ke Tokyo sebelumnya, dan ingin mengunjungi destinasi-destinasi unik
  • Jika kamu telah melakukan riset dan merencanakan perjalananmu dengan sempurna, tiket ini akan sangat cocok
Kekurangan:
  • Hanya berlaku untuk 1 jalur tanpa akses ke kereta JR
  • Hanya berlaku 1 hari
  • Tidak cocok untuk yang baru pertama kali ke Tokyo, atau berencana ke destinasi-destinasi populer
JR Passes
 JR Pass pastinya akan selalu ada saat membicarakan transportasi di Jepang, dan untungnya ada beberapa JR Pass yang sudah termasuk akses di jalur JR dan beberapa destinasi populer di Tokyo! 😄 Pastikan untuk cek JR Pass yang cocok untuk kebutuhanmu di Klook sebelum membelinya! P.S. Jika mahu ke Osaka dan Kyoto, ikutlah panduan ramah Muslim in untuk menaklukkan Tokyo-Osaka-Kyoto dalam 7 hari! Kelebihan:
  • Jalur JR Tokyo meliputi hampir semua stasiun besar dan atraksi turis, sehingga sangat mungkin untuk menikmati spot-spot terbaik di Tokyo hanya dengan menggunakan jalur JR.
  • Jika kamu melakukan perjalanan menuju atau dari prefektur berbeda menggunakan Shinkansen, JR Pass yang tepat akan jauh lebih hemat ketimbang membeli tiket secara terpisah.
Kekurangan:
  • JR Pass terhitung mahal dan kamu perlu mengkalkulasikan biayanya terlebih dahulu sebelum memutuskan untuk membelinya.
  • Jika kamu hanya menggunakan JR Pass, kamu tidak akan bisa menggunakan kereta bawah tanah lain atau bus, sehingga kamu perlu merencanakannya terlebih dahulu.
Kredit: สโลว์ไลฟ์ในเจแปน di Facebook Kami merekomendasikan untuk mengambil JR Pass ini agar lebih hemat saat perjalananmu di Tokyo:
  1. 5-Day JR East Tohoku Area Pass, yang termasuk Nikko, Gunung Fuji, Sendai, dan Aomori juga. Kami baru saja melakukan perjalanan di sekitar timur Jepang menggunakan tiket ini. Kamu bisa  membeli JR East Tohoku Area Pass di Klook untuk perjalanan yang lebih nyaman . Kamu bisa mengambilnya saat tiba di Bandara 😊
  2. 5-Day Nagano/Niigata Area Pass, yang termasuk Tokyo Disneyland dan DisneySea, Yokohama, Gunung Fuji, dan Hakone. Klik disini untuk itinerary 5 Hari 4 Malam dimana kami menggunakan tiket ini untuk mengeksplorasi sudut tersembunyi di Jepang! Kamu bisa membeli Nagano/Niigata Area Pass di Klook untuk pengambilan yang lebih mudah di Jepang.
  3. Tokyo Wide Pass, yang termasuk GALA Yuzawa Snow Resort, Gunung Fuji, Yokohama, dan Nikko. Wide Pass meliputi hampir seluruh destinasi populer dari Tokyo yang akan memudahkanmu jika kamu tidak berencana untuk ke prefektur lain!
  4. Tokunai (atau Tokyo Metropolitan District) Pass, yang termasuk akses tak terbatas selama 1 hari di JR East dan monorel sepanjang 23 kawasan di Tokyo. Meski perjalanan ke luar Tokyo tidak termasuk, kamu bisa menggunakannya jika hanya di Tokyo selama 1 hari atau saat kamu extend selama sehari dan ingin menggunakan jalur JR!
  5. JR Whole Japan (7/14/21 hari), yang meliputi jalur JR di seluruh Jepang. Kami menyarankan untuk menggunakan tiket ini jika kamu berencana mengunjungi Jepang lebih dari 7 hari dan setidaknya 1 prefektur lain! Untuk perjalanan yang lebih mudah,  belilah JR Whole Japan di Klook agar kamu bisa mengambilnya langsung saat tiba di Jepang !
Kami harap artikel ini dapat membuat sistem transportasi umum di Tokyo jadi lebih mudah dicerna olehmu 😊 Berpetualang di negara lain dan terbiasa dengan sistem yang ada mungkin cukup membingungkan - tetapi “memecahkan” kesulitannya juga adalah bagian dari keseruannya!