icon
icon
article hero

6 Hal yang Membuat Dieng Jadi Destinasi Wisata Favorit

AvatarName

Tiara  •  Jul 10, 2020

icon

Informasi yang tertera di bawah ini sesuai dengan kondisi saat artikel dipublikasikan.  Ada seribu satu alasan untuk menjadikan Dieng sebagai destinasi liburan. Salah satunya adalah dereta objek wisata Dieng yang masing-masing punya pesona tersendiri. Dari sekian banyak alasan, tim HHWT sudah merangkum apa saja hal menarik di Dieng yang membuat wisatawan datang lagi dan lagi. Baca terus untuk mempersiapkan liburan pertama kamu ke negeri di atas awan ini!
1. Menikmati pemandangan alam
Tidak perlu diragukan lagi, keindahan alam Dieng memang menjadi salah satu daya tarik utama bagi para wisatawan. Salah satu yang tidak boleh terlewatkan adalah melihat indahnya Telaga Warna. Sesuai namanya, air danau ini memang kerap berubah-ubah warna. Bukan sulap bukan sihir, fenomena alami ini terjadi karena kandungan sulfur air danau yang bereaksi dengan sinar matahari. Bukit-bukit di sekelilingnya pun menambah keindahan pemandangan danau ini. Telaga Warna Harga tiket masuk: Rp 15.000 Selain itu, Dieng juga menyediakan beberapa gardu pandang untuk para wisatawan yang ingin melihat pemandangan Dieng dari ketinggian. Selain untuk berwisata alam, objek wisata Dieng ini juga yang cocok untuk kamu yang suka berfoto! Batu Ratapan Angin Harga tiket masuk: Rp 10.000  Selain menikmati pemandangan dari ketinggian, wisatawan pun bisa melihat fenomena alam berupa aktivitas vulkanik di Kawah Sikidang. Kawah ini masih aktif dan mengeluarkan gas belerang berbau menyengat. Meski demikian, pemandangan uniknya tetap menjadi objek wisata Dieng favorit para wisatawan. Selain Kawah Sikidang, ada pula Kawah Candradimuka dan Kawah Sileri yang juga merupakan kawah aktif. Kawah sikidang Harga tiket masuk: Rp 15.000
2. Mendaki Gunung Prau
Golden Sunrise adalah satu hal yang dikejar oleh para pendaki yang hendak memuncaki Gunung Prau. Jalur pendakian yang baru saja kembali dibuka ini adalah salah satu objek wisata Dieng yang menjadi primadona di kalangan anak gunung. Sejatinya, puncak Gunung Prau bisa dijangkau lewat beberapa jalur pendakian. Namun, jalur basecamp dieng adalah yang paling populer karena treknya yang panjang dan landai, cukup mudah bahkan bagi pendaki pemula sekalipun. Bonusnya, para pendaki pun bisa mengunjungi beberapa objek wisata Dieng lain usai turun dari puncak pendakian. Harga tiket masuk: Rp 15.000
3. Berwisata di Kompleks Candi Arjuna
 Salah satu objek wisata Dieng yang menjadi saksi sejarah Indonesia adalah kompleks candi. Kompleks candi yang ada di kawasan Dieng ini diperkirakan tersebar di area seluas 90 hektar. Hingga saat ini, baru sebagian kecil dari kompleks candi yang sudah direstorasi, dan mayoritas berada di Kompleks Candi Arjuna yang tersebar di area seluas satu hektar. Di dalam kompleks ini ada 5 struktur, yakni Candi Arjuna, Candi Semar, Candi Srikandi, Candi Puntadewa, dan Candi Sembadra. Candi-candi ini pun masih digunakan oleh masyarakat setempat untuk melaksanakan ritual ibadahnya. Harga tiket masuk: Rp 15.000
4. Merasakan dinginnya fenomena embun salju 'upas'
Karena lokasinya yang berada di dataran tinggi, suhu di daerah Dieng bisa turun hingga di bawah nol derajat celcius pada bulan Juni-September. Akibat suhu ekstrim ini, hamparan rumput di Dieng pun kerap diselimuti 'upas' atau embun salju. Embun yang membeku ini membentuk lapisan es di permukaan daun sehingga membuatnya berwarna putih. Sungguh sebuah pemandangan yang unik dan sayang jika dilewatkan. Kamu pun bisa menikmatinya sambil bermalam dengan mendirikan tenda di tepi Telaga Cebong.
5. Dieng Culture Festival
Masyarakat Dieng juga memiliki beberapa ritual dan tradisi lokal yang menarik untuk dilihat. Salah satu yang diselenggarakan rutin setiap tahunnya adalah upacara Ruwatan Rambut Gimbal, yaitu upacata pemotongan rambut anak berambut gimbal yang tinggal di Dieng. Tradisi ini pun kemudian dilestarikan dan menjadi bagian penting acara tahunan dari Dieng Culture Festival. Selain upacara adat, Dieng Culture Festifal juga diisi dengan berbagai acara lain. Selain pertujukan seni tradisional, festival ini pun diisi oleh para musisi jazz, gerakan bersih-bersih Dieng, hingga penerbangan lampion bersama. Sayangnya, Dieng Culture Festival urung diselenggarakan tahun ini akibat pandemi Covid-19. Harga tiket masuk: Rp 350.000
6. Mencicipi segarnya buah carica
 Berkunjung ke Dieng belum lengkap tanpa mencoba buah carica. Buah khas dataran tinggi Dieng ini konon berasal dari pegunungan Andes dan menjadi ikon serta oleh-oleh khas Dieng. Buah ini dibudidayakan oleh penduduk setempat dan kerap di temui di rumah warga. Buah ini mirip dengan pepaya, namun ukurannya lebih kecil dan tekstur dagingnya lebih renyah. Untuk oleh-oleh, kamu bisa membeli manisan carica siap makan yang banyak di jual di sana. #HHWT Tip: Selain carica, kamu juga harus coba kentang Dieng dan mi ongklok! Objek wisata Dieng di atas hanyalah contoh kecil dari keindahan alam dan pengalaman yang bisa kamu rasakan ketika berkunjung ke sana. Meski sekarang kondisi belum memungkinkan, tidak ada salahnya untuk mulai merencanakan liburan yang sempat tertunda. Jangan lupa untuk selalu mematuhi protokol kesehatan yang berlaku ketika liburan ke sana ya! Simak informasi seputar wisata domestik di tanah air lainnya dalam artikel berikut ini: