icon
icon
article hero

7 Masjid Bergaya Tionghoa di Indonesia, Bukti Indahnya Akulturasi Budaya

AvatarName

Sastri  •  Jan 16, 2021

icon

Kondisi yang tertera di bawah ini sesuai dengan saat artikel dipublikasikan. Indonesia dianugerahi akulturasi budaya dari berbagai negara, Tiongkok salah satunya. Sejarah masuknya Tiongkok ke Indonesia sudah ada sejak berabad silam, dan menghasilkan akulturasi budaya yang menyatu apik dengan tradisi lokal. Dalam hal religi misalnya, beberapa masjid di Indonesia memiliki corak dan gaya arsitektur khas Tionghoa. Ini menjadi salah satu bukti bahwa umat Muslim pun menghargai umat lainnya, terlepas dari latar belakang mereka J Setidaknya ada 7 masjid bergaya Tionghoa di Indonesia yang bisa kamu datangi. Kamu bisa ikut beribadah di dalamnya, sambil menikmati ornamen khas Negeri Tirai Bambu yang cantik. P.S. Agar wisata religi kamu lebih maksimal, coba cek beberapa artikel berikut: 6 Masjid di Jakarta yang bisa Kamu Singgahi 10 Masjid Terindah di Singapura Masjid Pertama di Gunung Fuji Resmi Berdiri 10 Masjid Terindah di Asia 7 Masjid Besar di Dunia dengan Tur Virtual
1. Masjid Lautze, Jakarta
Di ibu kota, kamu bisa mendapati masjid bercorak Tionghoa yang terletak di kawasan Pasar Baru. Masjid Lautze namanya, berlokasi di Jalan Lautze No 87-89. Masjid ini dikelola oleh Yayasan Haji Karim Oei (YHKO). Layaknya ornamen Tionghoa lainnya, masjid ini didominasi warna merah dan kuning. Kamu juga bisa mendapati kaligrafi Arab yang berpadu apik dengan eksterior khas Tionghoa.
2. Masjid Lautze 2, Bandung
Masih di bawah pengelolaan YHKO, ada Masjid Lautze 2 yang berlokasi di Bandung. Masjid ini berlokasi di Jalan Tamblong No 27, Braga, Kota Bandung. Ini adalah masjid bergaya Tionghoa tertua di Bandung. Meski mungil, sangat terlihat bahwa Masjid Lautze bersejarah. Ornamen khas Tionghoa hadir mulai dari eksterior hingga interiornya. Bagian dalamnya sangat sejuk, cocok untuk beribadah dengan syahdu.
3. Masjid Tan Kok Liong, Bogor
Masih dekat Jakarta, kamu bisa mendapati masjid bergaya Tionghoa di Bogor tepatnya Cibinong. Masjid ini dibangun pada 2005 oleh Anton Medan, seorang mantan narapidana yang memeluk Islam sejak 1992. Masjid ini memiliki perpaduan ornamen Tionghoa dengan Timur Tengah. Selain kuning, masjid ini juga didominasi warna hijau.
4. Masjid Siti Djirzanah, Jogja
Jika kamu berjalan kaki di kawasan Malioboro, cobalah lihat bangunan berarsitektur khas Tionghoa dengan gabungan warna merah, abu-abu, dan biru. Di depannya ada tulisan Masjid Siti Djirzanah, sekaligus keterangan dalam tiga bahasa. Tiga bahasa itu adalah bahasa Arab, Mandarin, dan Inggris. Ini sebagai wujud toleransi kepada semua pengunjung Malioboro, dan bahwa masjid ini menerima umat Muslim dari berbagai latar belakang. Indah ya!
5. Masjid Cheng Ho, Surabaya
Beberapa masjid di Indonesia dibangun sebagai bentuk penghormatan kepada Laksamana Cheng Ho, perwira dari Tiongkok yang menyebarkan agama Islam di Indonesia. Di Surabaya, Masjid Cheng Ho dibangun di atas tanah seluas 3.070 m2. Masjid ini sangat luas danarsitekturnya benar-benar seperti ada di Tiongkok!
6. Masjid Cheng Ho, Palembang
Selain Surabaya, Masjid Cheng Ho juga ada di Palembang. Namun masjid ini berlokasi di dalam perumahan Amin Mulia, kawasan Jakabaring. Masjid ini memiliki ukuran sekitar 20x20 meter yang dibangun di tanah seluas 4.990 m2. Masjid ini memiliki pagoda yang membuatnya tampak seperti di negara aslinya.
7. Masjid Cheng Ho, Purbalingga
Masjid Cheng Ho terakhir yang terkenal berlokasi di Purbalingga, Jawa Timur. Masjid ini memiliki perpaduan arsitektur khas Tiongkok serta Jawa. Masjid ini memiliki bentuk mirip kelenteng, dengan ornament ala Tiongkok yang sangat kental.