icon
icon
article hero

Perjalanan 6 Hari Jalur Darat ke Kuala Lumpur - Penang - Malaka yang Tak Terlupakan

AvatarName

Cesgitha Wirati  •  Jul 25, 2021

icon

Kondisi di bawah ini sesuai dengan saat artikel dipublikasikan. Malaysia adalah salah satu negara yang paling memorable untuk urusan travelling. Perjalanan kali ini, saya dan suami mencoba naik bus dari Kuala Lumpur ke Penang. Selain menikmati pemandangan, saya juga ingin mencoba pengalaman naik bis di Malaysia. Hari pertama kami berangkat dengan pesawat malam hari. Tiba di Kuala Lumpur, kami naik kereta KLIA Express. Begitu tiba di Stasiun KL Sentral, kami naik Grab menuju hotel di daerah Bukit Bintang. Hari kedua kami check out pagi-pagi sekitar pukul 5.30 waktu Kuala Lumpur. Kami menuju Terminal Bersepadu Selatan dengan menggunakan Monorail Imbi. Banyak pilihan operator bus yang melayani perjalanan dari Kuala Lumpur ke berbagai kota. Kami mengambil jadwal tercepat sehingga bisa tiba di Georgetown pada saat makan siang. Baca juga: Kilas Balik Perjalanan ke Malaysia: dari Halal Food di Ipoh sampai Spot Instagramable di KL!
bus menuju penang
Di dalam bus menuju penang. Kredit: Cesgitha Wirati Total perjalanan memakan waktu delapan jam, dengan berhenti dua kali di rest area. Akhirnya kami tiba di Penang sekitar pukul 1 siang. Bus berhenti di Terminal bis Sungai Nibong. Kami turun dan pergi ke Terminal Sungai Nibong untuk naik bis Line 102 Rapid Penang menuju Terminal Komtar, Georgetown. Tiba di Terminal Komtar, kami makan siang di Prangin Mall lalu pesan Grab Car menuju Page 63 Hostel (hostel ini tidak beroperasi sejak Januari 2021). Sore harinya kami berjalan-jalan mengelilingi Georgetown.
penang
Salah satu street art Penang. Kredit: Cesgitha Wirati Tiap sudut lorong atau jalan terdapat street art termasuk di samping dinding hostel kami. Kami pun mencoba makanan khas Penang yaitu Nasi Kandar di restoran Hameediyah yang sudah berdiri sejak tahun 1907. Rasanya jangan ditanya, enak sekali dan harganya terjangkau! Sesudah makan kami pergi ke Chew Jetty untuk melihat pemandangan laut.
hameediyah restaurant
Restoran Hameediyah Penang. Kredit: Cesgitha Wirati Hari ketiga, sesudah makan pagi di hostel (hostel ini menyediakan roti , kopi dan teh) , kami pergi keliling Georgetown. Banyak street art di lorong-lorong kota ini. Kami makan siang di Medan Selera, Sri Weld. Kami coba makan mi cumi dari hawker Seeni Mee Sotong yang terkenal di Penang. Kemudian, sore harinya kami mencari tiket bis di dekat Mall Prangin untuk membeli tiket bis ke Melaka. Hari keempat kami pergi ke Melaka naik bus. Perjalanan kami saat ini sungguh panjang karena bis menempuh 10 jam (Terminal Komtar - Terminal Bis Sungai Nibong - Terminal Bersepadu Selatan - Terminal Bisa Melaka Sentral). Bus berhenti sejenak beberapa kali di rest area.
melaka
Hiasan di Hotel Rosa Malacca dengan nama tempat wisata di Melaka. Kredit: Cesgitha Wirati Kami tiba di Melaka sore hari, kemudian langsung check in ke Hotel Rosa Malacca. Hotel cantik yang terletak di Jalan Parameswara ini sangat instagramable. Desain interior di dalam kamar yang didekorasi dengan hiasan nama tempat wisata di Melaka, membuat tempat ini semakin menarik. Letaknya tidak jauh dari tempat wisata di Melaka. Semua dapat ditempuh dengan berjalan kaki. Kami tidak sempat mencoba beberapa makanan khas Melaka karena kami punya waktu hanya sehari. Besok pagi kami harus kembali ke Kuala Lumpur sebelum kami kembali ke Jakarta. Kami hanya mengelilingi pinggiran Sungai Melaka dan mengunjungi Jonker Street.
melaka
Rumah Peranakan di pinggir sungai Melaka. Kredit: Cesgitha Wirati Hari kelima kami kembali ke Kuala Lumpur untuk menemui kawan dan saudara. Kemudian hari keenam, kami kembali ke Jakarta membawa segudang kenangan :)