icon
icon
article hero

Ramadan Around the World: Kisah Muslim Asal Indonesia di Pulau Eksotis Crete, Yunani

AvatarName

Sastri  •  Apr 19, 2021

icon

Kondisi di bawah ini sesuai dengan saat artikel dipublikasikan. Artikel ini merupakan bagian dari seri "Ramadan Around the World". Artikel ini ditulis oleh tim editorial Have Halal, Will Travel berdasarkan informasi yang dikirimkan melalui tautan ini oleh Nizar Faddiliah dari Yunani. Nizar Faddiliah (39) adalah seorang Muslim Indonesia yang tinggal di Chania, Pulau Crete, Yunani. Negara yang berbatasan langsung dengan Laut Mediterania tersebut memang dikenal eksotis, dengan destinasi wisata dan kuliner yang aduhai nikmatnya.
Sudah dua tahun belakangan Nizar tinggal di Kota Chania. Sebelumnya, Nizar bersama suaminya yang mualaf pernah tinggal di Jepang dan Amerika Serikat. Pada Ramadhan kedua di Yunani ini, Nizar kembali melewati Bulan Suci di tengah pandemi. “Tantangan terberat saat Ramadhan itu sendiri adalah suasananya. Saya rindu suasana sahur dan buka puasa bersama keluarga, tarawih di masjid, membeli aneka takjil di pinggir jalan, dan suasana Ramadhan seperti tahun-tahun sebelumnya,” tutur Nizar.
Saat di Indonesia, ibunya kerap membuatkan Buras (lontong dengan santan khas Sulawesi Selatan), acar timun dan wortel, serta Opor Ayam. “Masakan ibuku selalu hit, dan tetangga kami akan ikut menikmatinya juga,” kenangnya. Oleh karena itu, Nizar lebih banyak menghabiskan Ramadhan di rumah saja dengan menonton dan membuat video, kemudian mengunggahnya di Youtube. Ia juga memiliki channel sendiri untukvideo-video kucing dan menu makanan. Destinasi wisata dan rekomendasi kuliner Nizar sangat ingin merayakan Hari Raya di masjid terdekat, berkumpul bersama Muslim lainnya. Namun semuanya masih tergantung pada kebijakan negara dan daerah tempatnya tinggal. Salah satu tempat yang wajib dikunjungi di Kota Chania adalah Mosque of the Janissaries. Berlokasi di Venetian Harbor lama, bangunan ini tak lagi difungsikan sebagai masjid. Ini adalah struktur bangunan tertua dari Dinasti Usmaniyah, bersama dengan beberapa bangunan lainnya di Kota Tua Chania.
Selain Kota Tua Chania, Nizar juga merekomendasikan wisatawan untuk mengeksplorasi desa-desa cantik di Pulau Crete. Jika tidak ingin menyewa motor atau mobil, kamu bisa naik bus untuk transportasi antarkota. Kalau soal makanan, Nizar punya banyak rekomendasi yang wajib dicoba oleh para traveller. Pertama adalah Gyros dan Souvlaki. “Meski belum ada restoran Gyros dan Souvlaki yang bersertifikat halal, namun kamu bisa membuatnya sendiri di rumah!” Beberapa makanan lainnya yang wajib dicoba oleh traveller Muslim antara lain Loukumades (donat yang disiram sirup, kacang walnut, dan bubuk kayu manis) serta Kataifi (pastry yang direndam dengan sirup gula).
Ada pula Halvas, dessert vegan yang tidak menggunakan susu, mentega, maupun telur. Greek Salad adalah opsi makanan halal lainnya – terdiri dari potongan tomat, timun, zaitun, dan keju feta yangmelimpah! Bagi kamu yang ingin berkunjung ke Yunani usai pandemi, Nizar merekomendasikan untuk datang Oktober dan Desember-Februari. Crete selalu penuh turis dari April hingga akhir September.Yuk, berbagi kisah Ramadhan di daerahmu!Kamu bisa berkontribusi dan bercerita mengenai Ramadhan serta Idul Fitri di daerahmu. Kisahmu akan tergabung dalam seri Ramadan Around the World, bersama-sama dengan kisah umat Muslim dari berbagai belahan dunia! Kamu tinggal mengisi beberapa pertanyaan di form, dan kami yang akan merangkai kisahmu! Caranya gampang, tinggal ketik tautan ini: http://bit.ly/RamadanAroundtheWorldID Bergabunglah Bersama Hello Ramadan!
Diselenggarakan mulai tanggal 12 April sampai 13 Mei 2021, bergabunglah bersama Hello Ramadan, sebuah acara virtual HHWT yang bertujuan untuk membawa kemeriahan dan perayaan Ramadhan serta Hari Raya ke manapun kamu berada! Bergabunglah dengan deretan acara menarik, tantangan harian, bazar virtual, dan berbagai hadiah sepanjang bulan Ramadhan!