icon
icon
article hero

Travelling Virtual ke Belanda: dari Hamparan Tulip di Keukenhof sampai Kastil yang Indah

AvatarName

Cesgitha Wirati  •  Aug 01, 2021

icon

Kondisi di bawah ini sesuai dengan saat artikel dipublikasikan. Pagi hari, pesawat dengan logo berwarna biru yang membawa saya dari Jakarta tiba di Bandara Schiphol di Amsterdam. Cuaca mendung menyambut kedatangan saya dengan udara yang cukup buat saya kedinginan di Kikkerland. Belanda terkenal dengan negara kincir angin, bunga tulip dan sepeda. Kikkerland? Ya, kikker dalam bahasa Belanda berarti kodok dan land dalam bahasa Belanda berarti tanah. Tanah Kodok ? Bukan. Sebelum abad ke-19 negara Belanda bercuaca hujan sehingga beberapa tempat kebanjiran. Mereka bangun bendungan, kanal dan saluran air untuk mengontrol air sehingga mereka tidak kebanjiran lagi. Karena katak bersuara ketika hujan datang dan negara Belanda sering hujan, maka dinamakan Kikkerland.Baca juga:Mengintip Harta Karun Indonesia di Rijksmuseum Amsterdam Senyum sepasang suami istri yang pernah menginap di rumah tetangga saya di kampung, membuat hati saya lega. Setidaknya ada seseorang yang memberikan undangan dan menawarkan untuk tinggal di rumah mereka secara gratis karena saya pernah menjadi tour guide mereka secara gratis di kampung saya. Meskipun masih jetlag, mereka mengajak saya menuju ke pantai Scheveningen, Holland Selatan. Kami tidak berlama-lama berada di tempat ini sehingga kami pergi ke Keukenhof, taman bunga Tulip yang terkenal di Eropa. Puas foto-foto di antara bunga-bunga yang sedang bermekaran di bulan Mei, kami langsung menuju Amsterdam. Banyak musium dan kanal yang dilewati kapal-kapal turis yang lalu lalang. Baca juga: 8 Hotel di Singapura dengan Resto Halal untuk Sarapan Yang paling menarik dari perjalanan saya kali ini adalah saya dapat mengunjungi kota-kota kecil di Belanda, yaitu Putten (tempat saya tinggal dengan sponsor di tengah negara Belanda) dan Emmen (tempat ibu dan bapak angkat saya di utara negara Belanda). Saya beruntung dapat mengunjungi tempat-tempat wisata di kota-kota kecil tersebut.

Tempat Tak Terlupakan di Belanda...

Keukenhof

Keukenhof
Kredit: Cesgitha Wirati Keukenhof adalah salah satu taman terbesar di Eropa. Taman ini terkenal dengan hamparan bunga tulip khas Belanda. Sejak pandemi COVID-19 tahun 2020, negara Belanda menutup taman ini sampai bulan Maret 2022. Tiket masuk:  € 18.50 Jam operasional: 08:00 - 19:30 (buka setiap hari) Alamat: Stationsweg 166A, 2161 AM, Lisse Email:[email protected]

Pantai Scheveningen

scheveningen
Kredit: Cesgitha Wirati Pantai Scheveningen terletak 2 km dari Den Haag. Saya berkunjung pada saat cuaca tidak bersahabat di bulan Mei. Angin kencang membuat saya tidak ingin berlama-lama di pantai ini.

Hunebedden Centrum Borger

Hunebedden Centrum Borger
Kredit: Cesgitha Wirati Hunebedden Centrum Borger, Emmen, Belanda Utara. Situs Dolmen ditemukan di Eropa, Asia, dan Afrika, terutama di sepanjang pesisir pantai. Mereka berasal dari periode Megalithikum awal, sekitar 10.000 tahun sebelum Masehi. Dolmen adalah meja batu tempat meletakkan sesaji yang dipersembahkan kepada roh nenek moyang. Tiket masuk: € 12.50 Jam buka: 10:00 - 17:00 (buka setiap hari) Alamat: Hunebedcentrum, Hunebedstraat 27, 9531 JT, Borger Telepon: 0599-236374 Email:[email protected]

Vesting Bourtange

Vesting Bourtange
Kredit: Cesgitha Wirati Vesting Bourtange sebelum menjadi desa, pada masa peperangan melawan Spanyol, berfungsi sebagai benteng pertahanan yang dipakai untuk mengontrol jalan antara Jerman dan Groningen ketika perang melawan Spanyol yang dikenal perang 80 tahun. Benteng ini dibangun oleh Willem Van Oranje. Situasi desa ini seperti tahun 1742 sehingga beberapa rumah dijadikan museum.

Kastil Oldenaller

Kastil Oldenaller
Kredit: Cesgitha Wirati Kastil Oldenaller dibangun oleh seorang arsitek bernama Jacob van Campen. Pada tahun 1494 diketahui nama pemilik kastil dan perkebunana di sekitarnya adalah Reneyr van Aller. Saya mengunjungi tempat ini bersama sponsor saya yang tinggal di kota Putten. Kami berjalan-jalan di sekitat kastil namun kami tidak bisa masuk ke dalam area kastil. Pada tahun 1972 area ini dibeli oleh Natuurmonumenten untuk menjaga kelestarian alam di sekitar kastil. Jam operasional: Buka setiap hari untuk pesepeda atau pejalan kaki Alamat : Oldenallerallee 3, 3882 RW Putten, Belanda

Yuk, gabung dengan Tribes by HHWT! :)

Pandemi Covid-19 membuat kita tidak bisa bepergian, karena itulah kami meluncurkan Tribes. Tribes adalah sebuah platform di mana kamu berbagi foto, video, dan artikel tentang travel, kuliner, dan topik lainnya bersama orang-orang dengan ketertarikan yang sama.

Tribes akan siap pada akhir tahun ini, namun akan menjadi kehormatan bagi kami jika kamu bersedia bergabung lebih awal.

Ada 5 ‘tribes’ utama, yakni kuliner, travel, resep, fashion, dan teknologi. Dengan bergabung dengan Tribes dan mengunggah foto, video, dan cerita, kamu pun berkesempatan mendapatkan penawaran menarik, datang ke undangan media, berkolaborasi dengan brand, hingga jalan-jalan ke luar negeri.

Jika kamu tertarik, mohon mengisi formulir berikut ini:

http://bit.ly/HHWTTribesID

Setelah kamu mengisi formulirnya, tim kami akan mengontak kamu via grup WhatsApp. Kamu juga bisa mulai berkontribusi dalam bentuk Story (artikel) dan Photo Essay. Berikut linknya:

Story:http://bit.ly/TribesStoryID

Photo essay:http://bit.ly/TribesPhotoStoryID 

Terima kasih dan salam dari tim HHWT! :)