icon
icon

4 Jenis Pendaki Gunung Berapi Menurut Kemenpar, yang Manakah Kamu?

AvatarName

Tiara  •  Jan 21, 2021

icon

Informasi yang tertera di bawah ini sesuai dengan kondisi saat artikel dipublikasikan. Apakah naik gunung merupakan aktivitas liburan favorit kamu? Jika iya, maka kamu termasuk orang-orang yang akan semakin diperhatikan oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) Republik Indonesia. Kemenparekraf kini tengah mengembangkan sejumlah segmen wisata. Pendakian gunung berapi adalah salah satu fokusnya dengan tema Indonesia Volcano Summit. Menurut Kemenparekraf, ada empat jenis kelompok wisatawan petualang, khususnya pendaki gunung, yang bakal menjadi fokus pelayanannya. Dengan mengidentifikasi keempat kelompok ini, maka dapat dibentuk paket perjalanan yang sesuai bagi masing-masing kelompok untuk memudahkan mereka dalam melakukan penjelajahan. Simak empat jenis pendaki gunung di bawah ini dan temukan mana yang paling cocok dengan kamu.
Eager to Know
Kelompok yang pertama adalah orang-orang yang ingin mencoba naik gunung. Biasanya, kelompok ini menghabiskan dua hingga empat hari saat pendakian. Usianya juga ditengarai relatif muda, antara 20 hingga 40 tahun. Soal anggaran, kelompok ini biasanya mengeluarkan biaya sekitar Rp 500-800 ribuan per harinya selama perjalanan. Selain itu, biasanya mereka pun pergi dalam kelompok beranggotakan 8-20 orang.
Exploratory
Pendaki gunung jenis ini biasanya gemar menjelajahi gunung di daerah asalnya. Durasi perjalanan yang ditempuh cukup panjang, sekitar 7-12 hari. Kelompok ini pun menjadi bagian dari komunitas gunung api dan melakukan perjalanan bersama 4-12 orang. Kelompok ini diperkirakandidominasi oleh pendaki berusia 36-60 tahun dan biasa menghabiskan biaya Rp 2-3,5 juta per harinya.
Discovery
Pendaki gunung yang termasuk dalam kategori ini biasanya bukan hanya suka naik gunung, namun juga berbagai aktivitas petualangan alam dan interaksi budaya. Kelompok ini didominasi oleh usia 30-50 tahun dengan lama perjalanan sekitar 4-14 hari. Prediksi anggaran yang dikeluarkan oleh pendaki gunung ini adalah sekitar Rp 1,1-2,1 jutaan setiap harinya.
Volcano-phile
Sesuai namanya, pendaki gunung kategori ini menikmati penjelajahan dan petualangan dari satu gunung berapi ke gunung berapi lainnya. Biasanya, mereka pergi sendiri atau berkelompok dengan jumlah tidak lebih dari empat orang. Dalam sehari, kelompok ini bisa menganggarkan biaya sekitar Rp 2,8-5,6 jutaan. Kategorisasi ini bukan hanya memudahkan pemerintah dan pengelola taman nasional untuk membuat paket wisata. Bagi pendaki gunung, kategorisasi ini memudahkan mereka untuk mendapatkan pelayanan dan aktivitas yang sesuai dengan kemampuan dan anggaran. Simak juga rekomendasi seru untuk menjelajahi dataran tinggi di tanah air dalam artikel berikut ini: