[DIPERBARUI 13 Jun 2019]

Hmm, traveling ke tiga kota mungkin terdengar melelahkan. Tapi, kalau kamu tau tips dan triknya, perjalananmu tidak akan sulit, kok! Ayo duduk manis dan catat tips serta trik di bawah ini untuk menaklukkan tiga kota favorit di Eropa ini dalam sekali jalan.

[P.S. This article is also available in English: London-Amsterdam-Paris Itinerary: Conquer Europe’s Most Famous Cities In 9D8N]


Credit: giphy

Perjalanan ke kota tujuan

Harga tiket tentu mempengaruhi keseluruhan perjalananmu. Karena itu,rajin-rajinlah mengecek promosi dari berbagai maskapai supaya kamu mendapatkan harga terbaik.

Berhubung kamu akan mengunjungi banyak kota, gunakan situs pembelian tiket seperti Skyscanner, CheapTickets.sg, atau Expedia untuk membandingkan harga tiket dari berbagai maskapai. Dengan demikan, kamu bisa mendapatkan harga terbaik. Selain itu, harga tiket juga dipengaruhi oleh musim dan kota tujuanmu.

Catatan: Untuk itinerary ini, kami memutuskan memulai trip dari Singapura ke London lalu menuju Amsterdam dan ke Paris karena harga tiketnya paling murah berdasarkan waktu keberangkatan kami, yaitu pada akhir bulan Maret. Jangan lupa untuk membandingkan harga tiket beberapa pilihan rute sebelum merencanakan perjalananmu, ya.

Transportasi umum di London, Amsterdam, dan Paris

Kita mulai dengan mempelajari sistem transportasi umum di London! Meski terlihat rumit, sebenarnya cukup sederhana, kok.

london underground
Kredit: London Underground di Facebook

The London Underground (atau yang lebih dikenal dengan  nama Tube) akan mengantarkan kamu ke berbagai tempat dengan cepat. Namun, bus kota (iya, bus tingkat berwarna merah yang terkenal itu!) akan mengajakmu  menikmati pemandangan dan lalu lintas kota London yang sibuk sepanjang perjalanan. Oh iya, jika kamu menggunakan kartu Oyster, kamu bisa menikmati harga tiket harian (daily capping) yang lebih hemat. Informasi lebih lanjut tentang daily capping bisa kamu lihat di sini.


Kredit: @mamaleo3107 di  Instagram

Cara terbaik untuk berkeliling di Amsterdam adalah dengan subway dan trem. Kamu bisa membeli kartu I amsterdam City Card sebagai tiket transportasi umum sepuasnya dan menggunakannya sebagai tiket masuk untuk tempat wisata terkenal di kota ini, termasuk naik perahu di kanal. Eits, tapi kamu tidak bisa menggunakan kartu ini untuk perjalanan dari Bandara Schipol ke Amsterdam Centraal station, ya.


Kredit: Wikimedia Commons

Kamu bisa menikmati akses bebas sepuasnya untuk naik metro, tramway, bus, RER, dan jaringan SNCF Transilien di kota Paris dengan membeli Paris Visite Pass. Ada 4 masa berlaku tiket yang bisa kamu pilih, yakni 1, 2, 3, atau 5 hari berturut-turut. Tiket ini bisa digunakan ke mana pun di kota Paris (zona 1 sampai 3) atau keluar kota (zona 1 sampai 5, termasuk akses menuju bandara, Disneyland Paris, dan lainnya). Kamu nisa membeli tiket ini di vending machine.

Hari ke-1: Tiba di London

  • Setibanya di London, kamu bisa membeli kartu Oyster di mesin tiket yang tersedia. Menggunakan kartu Oyster adalah cara tercepat dan termurah untuk berkeliling kota. Kamu pun bisa menggunakannya di sebagian besar transportasi umum kota London.
  • Naiklah Tube menuju pusat kota London. Ada tiga stasiun di bandara Heathrow, satu stasiun terletak di antara Terminal 2 dan 3, satu di Terminal 4, dan satu lainnya di Terminal 5.
  • London memang terasa mahal di kunjungan pertama, namun kamu bisa menghemat pengeluaranmu hingga 50 persen dengan 7 trik budget cerdas yang telah kami rangkum untukmu.

Mengeksplor Westminster (2 jam)

Apalah artinya ke London tanpa mengunjungi Westminster! Kota yang menjadi pusat politik, sejarah, dan kebudayaan London ini adalah titik awal yang tepat untuk memulai petualanganmu.

westminster london

  • House of Parliament dan Big Ben yang berdiri dengan gagah di seberang River Thames adalah pemandangan yang tidak boleh dilewatkan.
  • Jika kamu berencana untuk naik London Eye yang ada di seberang sungai ini, sebaiknya pesan dulu tiketmu di Klook. Dengan demikian, kamu bukan hanya bisa mendapatkan harga yang lebih murah, namun juga menghemat waktu karena tidak perlu mengantri.
  • Catatan: Big Ben sedang direnovasi hingga tahun 2021 mendatang, jadi pemandangannya mungkin sedikit terganggu ketika kamu berkunjung ke sana.

Mengagumi keindahan Westminster Abbey (2 jam)


Kredit: David McKelvey di Flickr

  • Dari Parliament Square, berjalanlah ke selatan di Abington Street sekitar 3-5 menit untuk tiba di Westminster Abbey. Gereja bernuansa Gothic ini adalah lokasi perhelatan berbagai acara kerajaan, termasuk pernikahan Pangeran William dan Kate Middleton.

Menikmati cita rasa masakan rumah di Roti King (1-2 jam)

roti king london
Kredit: @toastiez.london di Instagram

  • Restoran Roti King terletak di Euston. Untuk menuju ke sana, kamu bisa naik bus atau tube. Restoran ini menyajikan makanan khas Malaysia seperti Nasi Lemak dan Roti Canai, makanan yang sempurna untuk malam pertamamu di London. Saking populernya, tempat ini selalu ramai. Jadi, mungkin kamu harus menunggu beberapa saat untuk mendapatkan meja,
  • Status halal: menggunakan bahan-bahan yang halal
  • Setelah makan, kamu pun masih bisa berbelanja di sejumlah toko di King’s Cross Station yang berada tak jauh dari restoran ini.
Hari ke-2: Harry Potter field trip

Merasakan sendiri keajaiban di Warner Bros. Studio (7 jam)

  • Potterheads, apakah kamu bersumpah bahwa niatmu tidak baik?


Kredit: @i_ni_ce di Instagram

  • Wujudkan impianmu untuk hidup di dunia sihir dan resapi perjalanan sekali seumur hidup ini di Warner Bros Studio, tempat dibuatnya semua film Harry Potter.
  • Perlu dicatat bahwa tempat ini berlokasi di luar kota London, tepatnya di dekat Watford Junction. Jadi, tur ini akan memakan waktu kurang lebih 7 jam. Jangan lupa untuk memesan tiket dari jauh-jauh hari, ya!


Kredit: Karen Roe di Flickr

  • Ketika membeli tiket, kamu bisa memilih paket yang sudah termasuk biaya transport menuju lokasi. Artinya, bus tur akan menjemputmu di lokasi yang kamu pilih (King’s Cross, Central London, atau Birmingham) dan mengantarmu ke studio.
  • Atau, kamu bisa pergi ke sana dengan naik kereta dari London Euston dan turun di Watford Junction. Dari sana, akan ada shuttle bus yang akan mengantarmu ke studio. Biayanya 2 Euro untuk sekali jalan atau 2,5 Euro untuk pulang pergi.


Kredit: Karen Roe di Flickr

  • Setelah perkenalan dan petunjuk singkat, keajaiban pun dimulai! Sulit sekali rasanya untuk tidak membayangkan kunjungan ini sebagai hari pertama sekolah di Hogwarts. Apalagi ketika sedang memasuki Great Hall!
  • Dalam tur ini, kamu bebas mengeksplor setiap sudutnya selama yang kamu mau. Lebih seru lagi, dalam tur ini begitu banyak set, kostum, dan properti yang sengaja dibuat identik dengan filmnya. Jadi, kita benar-benar bisa merasa sedang berada di dunia Harry Potter!

platform 9 3/4
Kredit: @risa_moteki di Instagram

  • Kamu bebas berfoto di dalam studio. Jadi, silahkan berpose sepuasnya!


Kredit: @valentinadonofrio di Instagram

  • Jangan lupa untuk mencoba Butterbeer yang terkenal itu! Tenang saja, minuman ini tidak mengandung alkohol (seperti rootbeer)!

Mencoba makanan nasional Inggris untuk makan malam (1-2 jam)

  • Berkunjung ke Inggris belum sah rasanya tanpa mencoba makanan khas mereka, yaitu fish and chips! Nah, kamu bisa menemukan hidangan fish and chips yang lezat dan ramah Muslim di Poppies Fish and Chips!


Kredit: @luqthecook di Instagram

  • Restoran bergaya retro ini menyajikan ikan berlapis tepung keemasan yang renyah dan disajikan dengan kentang goreng. Duh, makanan ini dijamin membuatmu ingin terus kembali ke London!
  • Halal status: menyediakan hidangan seafood
  • Catatan: Restoran ini juga menyajikan daging non-halal dan alkohol. Namun, adonan tepung ikannya tidak menggunakan alkohol dan digoreng terpisah menggunakan minyak kacang. Jangan ragu untuk bertanya kepada stafnya jika ada yang ingin kamu tanyakan, ya.
Hari ke-3: Meresapi kearifan budaya lokal London
  • Setelah puas menjelajahi tempat wisata yang terkenal di kalangan turis, sekarang saatnya (berpura-pura) menjadi Londoner sejati!

Menikmati suasana Borough Market (2 jam)

borough market london
Kredit: Borough Market di Facebook

  • Mulailah harimu di Borough Market! Berlokasi tepat di samping London Bridge, Borough Market adalah pasar terbesar dan tertua di kota ini. Menyediakan berbagai bahan segar, aneka daging dan unggas, hingga roti dan makanan manis, tak heran jika pasar ini menjadi tempat favorit pecinta makanan dan koki lokal.
  • Selain mengunjungi aneka kios, kamu pun bisa menikmati sarapan dan kopi di berbagai kafe yang ada di sini.
  • Jika kamu ingin menunaikan salat, kamu bisa langsung menuju Masjid Holborn!
  • Pssst, jika kamu engga bertemu dengan keramaian, cek saja 10 tempat rahasia di London yang tidak akan kamu temukan di panduan travel manapun.

Berbelanja di Covent Garden (2 jam)


Kredit: Garry Knight on Flickr

  • Selanjutnya, mari pergi ke Covent Garden yang trendi. Sebelum menjadi pusat perbelanjaan yang terkenal akan teater dan hiburannya, area ini merupakan pasar kebutuhan sehari-hari terbesar di London. Pasar segar ini kemudian dipindahkan ke New Covent Garden, sementara bangunannya disulap menjadi kafe-kafe dan bazar yang menarik.
  • Jangan lupa untuk mampir ke Royal Opera House!

Mengagumi karya seni di National Gallery (2 jam)


Kredit: Herry Lawford di Flickr

  • Waktunya pelajaran seni budaya! National Gallery adalah rumah bagi berbagai lukisan dan patung karya seniman-seniman dunia, termasuk Leonardo da Vinci, Monet, dan Van Gogh.

trafalgar square london

  • Jangan lupa untuk mengunjungi Trafalgar Square yang berada tepat di luar galeri ini!

Visit Buckingham Palace (1h)

changing of the guards london
Kredit: @73pey_journey di Instagram

  • Bicara soal monarki Inggris, tur kerajaan tak akan lengkap tanpa mengunjungi tempat tinggal Yang Mulia Ratu. Salah satu daya tarik Buckingham Palace adalah upacara pergantian pengawal. Tapi tidak masalah jika kamu melewatkannya karena berarti kamu tidak akan bertemu dengan keramaian!
  • Kamu pun bisa menunaikan salat di Mayfair Islamic Center yang bisa dijangkau hanya dengan 11 menit berjalan kaki dari Buckingham Palace.

Mengisi perut di Wrap It Up! (1 jam)

  • Setelah jalan-jalan seharian, waktunya untuk mengisi perut. Di area Charing Cross yang berada di sebelah timur ada restoran Wrap It Up! yang menyajikan burrito dan falafel halal!
  • Status halal: Tersertifikasi halal

wrap it up london
Kredit: @wrapitupuk di Instagram

Membeli souvenir di Bayswater (1 jam)

  • Kamu bisa mencari souvenir untuk oleh-oleh di Bayswater. Meski ada berbagai toko souvenir di kota London, kamu bisa membelinya dengan harga miring di sini!

london souvenirs
Kredit: @uni2222 di Instagram

  • Masih bingung mau beli oleh-oleh apa untuk dibawa pulang? Kami sudah merangkum 10 ide oleh-oleh yang berkesan dari London!
  • Lebih asik lagi, kamu bisa menemukan banyak restoran halal di Bayswater berkat populasi masyarakatnya yang beragam. Malaysian Hall (restoran yang menyajikan makanan autentik Malaysia) juga ada di sini!

Jalan-jalan santai di Kensington Garden (1-2 jam)


Kredit: Texas Tongs di Flickr

  • Jika kamu ingin piknik, langsung saja ke Kensington Garden yang berada tak jauh dari Bayswater!
  • Ketika di sana, jangan lupa untuk mengunjungi Kensington Palace juga! Istana ini dulunya adalah rumah masa kecil Ratu Victoria. Sekarang, inilah tempat tinggal resmi Pangeran William dan Kate Middleton.


Kredit: diamond geezer di Flickr

Berbelanja di Harrods (2 jam)

  • Inilah malam terakhirmu di London! Cara terbaik untuk mengakhiri perjalanan ini adalah dengan berbelanja di pusat perbelanjaan paling terkenal di London, yaitu Harrods.

harrods london
Kredit: @soerangni di Instagram

  • Kamu bisa membeli semua yang kamu inginkan di sini. Mulai dari souvenir, perabot rumah tangga, aksesoris mewah, pakaian, makanan ringan, dan lainnya! Ayo, shop till you drop!

[Ingin menghabiskan lebih banyak waktu di London? Cek juga itinerary 6 hari 5 malam yang ramah Muslim di London!]

Hari ke-4: keliling Amsterdam
  • Setelah 3 hari yang menyenangkan di London, saatnya melanjutkan perjalanan ke Amsterdam!
  • Kamu bisa tiba dalam waktu 4 jam saja dengan kereta Eurostar dari London ke Amsterdam. Tiketnya bisa kamu dapatkan dengan harga 35 Euro, tapi jangan lupa untuk memesannya jauh-jauh hari ya.

eurostar train
Kredit: Uzoamaka Madu di Facebook

  • Kereta ini akan mengantarmu dari stasiun St. Pancras di London langsung menuju stasiun Centraal di Amsterdam.
  • Kalau kamu ingin perjalanan yang lebih singkat, kamu bisa naik pesawat dari London ke Amsterdam yang hanya memakan waktu satu jam saja. Tapi perhitungkan juga waktu tambahan yang dibutuhkan untuk menuju bandara dan pusat kota.
  • Dari bandara Schipol, naiklah kereta menuju Amsterdam Centraal Station. Jangan lupa untuk membeli kartu I amsterdam city card di toko I amsterdam yang berada di stasiun.
  • Oh iya, ada perbedaan waktu satu jam antara London dengan Amsterdam. Jadi jika kamu mengambil penerbangan di pagi hari, kamu akan tiba di Amsterdam siang harinya.

Mencoba jajanan yang ramah Muslim di Albert Cuyp Market (2 jam)


Kredit: Franklin Heijnen diFlickr

  • Kamu bisa pergi ke Albert Cuyp Market dengan menaiki trem. Kamu bisa menemukan semuanya di pasar ini, mulai dari bahan segar hingga souvenir. Suasananya pun santai, sehingga kamu bisa melihat langsung keseharian warga lokal di kota ini.

[Lihat juga panduan berkeliling Amsterdam dengan budget terbatas!]


Kredit: @lou_oslati di Instagram

  • Pastikan kamu datang dengan perut kosong karena ada begitu banyak jajanan yang bisa kamu coba! Pilihan kami jatuh kepada ayam panggang halal dari Benny’s Chicken, kibbeling (potongan filet ikan goreng ala Belanda), poffertjes (pancake mini ala Belanda dengan aneka topping pilihanmu), dan stroopwafel yang ikonik dan dibuat sesuai pesanan!

dutch frites amsterdam

  • Sisakan ruang di perutmu untuk kentang goreng ala Belanda! Pergilah ke Manneken Pis untuk mencoba kentang goreng dengan 22 pilihan saus, termasun mayones vegan.
  • Lihat juga daftar 8 jajanan ramah Muslim di Amsterdam yang akan dijamin akan menggugah seleramu.

Menghayati budaya, sejarah dan kesenian Belanda (2-3 jam)

  • Ada lebih dari 400 museum di Amsterdam (!!!). Waktunya untuk mengungkap sisi artistikmu yang terpendam!


Kredit: jpellgen di Flickr

  • Terletak di Museum Square, Rijksmuseum adalah salah satu museum terbesar dan terpopuler di Amsterdam. Percaya atau tidak, museum ini berusia lebih dari 200 tahun! Kamu bisa melihat karya para seniman legendaris seperti Rembrandt, Vermeer, Frans Hal, dan yang lainnya.


Kredit: jpellgen di Flickr

  • Jangan sampai kamu tidak mengunjungi museum Van Gogh ketika kamu di Belanda. Kamu bisa mempelajari kehidupan mendiang pelukis Belanda ini dan melihat langsung karyanya, termasuk Sunflowers dan potret dirinya sendiri. Museum ini pun memiliki koleksi terbanyak di dunia.
  • Setelah tur museum, isi kembali tenagamu dengan shawarma yang lezat di Kebab House, sekitar 11 menit berjalan kaki dari sana.
Hari ke-5: kembali ke alam

Menghabiskan waktu seharian di Zaanse Schans (6-7 jam)

  • Zaanse Schans adalah salah satu daerah pedesaan yang populer di Belanda. Untuk menuju ke sana, kamu bisa naik kereta dari Amsterdam Centraal Station menuju Koog-Zaandjik sekitar 20 menit perjalanan. Dari sana, berjalanlah sekitar 15 menit untuk menuju tempat ini. Ada petunjuk arah sepanjang jalan, tapi jika kamu tidak yakin, ikuti saja turis lainnya!

  • Nikmati udara segar dan pemandangan indah yang ada selagi kamu berjalan berkeliling tempat ini sambil berfoto. Ada pula beberapa museum, workshop, dan kincir angin yang bisa kamu lihat!


Kredit: @globallearningnews di Instagram

  • Butuh kehangatan? Buat sendiri cokelat panas (atau dingin) untukmu di pabrik cokelat Zaans Gedaan! Atau, berkunjunglah ke pabrik keju untuk melihat proses pembuatan keju. Di sana kamu bisa mencoba aneka keju dan membeli beberapa untuk dibawa pulang.

clogs museum zaanse schans

  • Jangan lupa untuk mengunjungi museum kebanggaan Zaanse Schans, museum kelom (clog)! Di sini kamu bisa belajar tentang sejarahnya dan membeli satu atau dua pasang sebagai oleh-oleh!

Mencoba ‘weed’ Belanda untuk makan malam (1-2 jam)

dutch weed burger
Kredit: @thedutchweedburger di Instagram

  • Meski restoran ini bernama The Dutch Weed Burger, jangan khawatir karena tidak ada kandungan ganja (weed) pada makanannya. Faktanya, tempat ini merupakan restoran vegan yang menggunakan rumput laut (seaweed) sebagai bahan utamanya.
  • Cobalah burger khas Dutch Weed Burger yang dibuat dari roti hijau yang unik, seunik makanan pencuci mulut mereka. Porsinya pun besar, jadi datanglah dengan perut kosong atau berbagilah dengan temanmu!
  • Status halal: Vegan
Hari ke-6: Menghabiskan waktu seharian di Utrecht
  • Utrecht adalah kota yang dikenal karena universitasnya. Kota ini bisa dijangkau dengan naik kereta selama satu setengah jam dari Amsterdam.

utrecht the netherlands
Kredit: @angelica_dj di Instagram

Berjalan-jalan di sekitar Utrecht Centraal (2-3 jam)

  • Utrech Centraal ini terkoneksi dengan sebuah mall besar dan Stationsplein, gedung parkir sepeda terbesar di dunia. Stationsplein ini merupakan bangunan tiga lantai yang mampu menampung hingga 12.500 unit sepeda.
  • Dari mall tersebut, ada pintu keluar yang akan langsung membawamu ke Domplein (atau disebut juga Dom square) di pusat kota Utrecht. Di tempat ini, kamu bisa melihat gereja Katedral yang terletak di tengah Domsplein. Kamu pun bisa berbelanja di berbagai toko yang berjejer di jalanan berbatu yang menghadap ke kanal.


Kredit: Maarten Danial di Flickr

  • Berdiri menjulang setinggi 112 meter, Dom Tower adalah pemandangan yang menonjol di kaki langit Utrecht. Inilah ikon kota yang sekaligus merupakan menara gereja tertinggi di Belanda. Kamu bisa mengikuti tur untuk naik ke menara ini sambil belajar tentang sejarahnya. Siapkan semangatmu karena ada 465 anak tangga yang harus kamu taklukkan!
  • Pastikan juga kamu menelusuri bagian belakang Katedral dan mampir ke halaman terpencil yang dikenal dengan nama Pandhof Domkerk.

Mengunjungi Museum Speelklok (1-2 jam)


Kredit: Kotomi_ di Flickr

  • Jika kamu suka hal-hal yang berbau instrumen musik, jangan lewatkan Museum Speelklok. Museum ini sungguh bernuansa ceria dengan nada-nada riang yang diputarkan di setiap sudutnya. Ada tur gratis berbahasa Belanda dan Inggris setiap jamnya, lho!
  • #HHWT Tip: Supaya lebih hemat, belilah tiket tur kombinasi Dom Tower dan Museum Speelklok!

Menyusuri Oudegracht (30 menit – 1 jam)


Kredit: @explore_utrecht di Instagram

  • Jangan lupa untuk berjalan menyusuri Oudegracht, kanal tertua di Utrecht. Berbeda dengan kanal di Amsterdam, dermaga dan gudang dermaga di Oudegracht dibangun sejak zaman pertengahan untuk membuat sistem pelabuhan di dalam kota.

Mengunjungi Miffy Museum (1 jam)


Kredit: @reina_roo di Instagram

  • Tahukan kamu bahwa Miffi berasal dari Belanda? Di sini ada sebuah museum yang didedikasikan khusus untuk karakter kesayangan Belanda yang diciptakan pada tahun 1955 ini. Lokasinya bisa dijangkau dengan 10 menit berjalan kaki dari Domplein. Miffy Museum bisa dinikmati bukan hanya oleh anak-anak, namun juga orang dewasa!
  • Museum ini tutup setiap hari Senin, jadi atur jadwalmu dari jauh-jauh hari ya!


Kredit: @greetingsfromutrecht di Instagram

  • Untuk menunaikan salat, kamu bisa berjalan kaki atau naik bus ke Utrecht Centraal dan pergi ke Masjid Ulu yang berada di sebelah utara kota. Masjid ini terletak di distrik multikultural Lombok (iya, namanya Lombok!) yang memiliki komunitas Muslim yang cukup besar. Di sini juga banyak tersedia makanan halal. Jika kamu tak ingin pergi terlalu jauh, ada Kebab Factory yang berada satu gedung dengan masjid!
Hari ke-7: Waktunya ke Paris
  • Dari Centraal Amsterdam, naiklah jaringan kereta Thalys menuju Paris.


Kredit: @willie.streettog di Instagram

  • Ongkos kereta menuju Paris adalah 35 Euro per orang dan ditempuh selama kurang lebih 3,5 jam. Waktu tempuh ini tidak jauh berbeda jika naik pesawat, dari mulai menunggu boarding hingga tiba di bandara tujuan. Plus, kamu bisa menikmati pemandangan yang indah di jendela keretamu sepanjang perjalanan.
  • Setibanya di stasiun Gare du Nord, kamu bisa makan siang di Pizza Grill Istanbul yang bisa dijangkau dengan 10 menit berjalan kaki. Restoran Turki ini menyajikan makanan timur tengah halal dan pizza! Oh iya, mereka juga menyajikan minuman beralkohol, jadi pertimbangan untuk bersantap di sini kami kembalikan kepada kamu.

Menyusuri distrik paling keren di Paris (2 jam)

  • Menelusuri labirin jalanan berbatu di Le Marais adalah pengalaman menarik yang harus kamu lakukan. Le Marais merupakan salah satu distrik tertua di Paris dan penuh dengan bangunan bersejarah yang megah, museum, dan butik serta kafe yang trendi.


Kredit: Andrea Schaffer di Flickr

  • Jika kamu ingin tahu lebih banyak tentang Le Marais, kamu bisa mengikuti ‘walking tour’ bersama pemandu wisata.
  • Setelah berjalan-jalan, kamu bisa beristirahat dan bersantai di alun-alun tertua di Paris, yaitu Place des Vosges. Kental dengan nuansa taman Perancis, taman ini adalah salah satu dari sedikit taman yang mengizinkan pengunjungnya untuk duduk-duduk di atas rerumputannya.
  • Oh, jika kamu tertarik dengan karya Picasso, Musée National Picasso terletak tak jauh dari sini!

Menunaikan salat di Grande Mosquée de Paris (30 menit – 1 jam)


Kredit: Istvan di Flickr

  • Grand Mosquée de Paris adalah sebuah masjid bergaya Alhambra yang terletak di Latin Quarter. Setelah menunaikan salat, luangkan waktumu sejenak untuk mengagumi keindahan arsitektur dan dekorasinya yang detail. Di sini pun tersedia kedai teh, restoran, hammam, dan berbagai toko.
  • Nikmati lezatnya makanan pencuci mulut Perancis di Boulangerie & Salon de Thé 17 Rue Daubenton, sebuah bakery halal yang berada di dekat masjid ini.

Mengunjungi Jardin du Luxembourg (2 jam)


Kredit: Joe deSousa di Flickr

  • Tujuan berikutnya: Jardin di Luxembourg, istana dengan taman cantik yang memiliki 106 patung. Selain itu, ada pula air mancur Menici yang monumental, permainan anak, dan lain sebagainya. Tak heran jika lokasi ini menjadi tempat favorit untuk piknik di Paris.
  • Istana ini merupakan wilayah tertutup kecuali pada bulan September, itu pun hanya untuk beberapa waktu saja.

Mengagumi keindahan Cathédrale Notre-Dame (1 jam)


Kredit: Miguel Mendez di Flickr

  • Sebelum mengakhiri harimu, tutup perjalanan hari ini dengan mengunjungi Cathédrale Notre-Dame. Ikon kota Paris yang terletak di tepi sungai Seine ini juga dikenal sebagai salah satu masterpiece Gothic di dunia.
Hari ke-8: Mengeksplor objek wisata andalan Paris

Sarapan di Du Pain et des Idées (30 min)

escargot croissant paris
Kredit: @jacelyn.shoots di Instagram

  • Sebelum memulai harimu, isi tenaga dengan escargot pistache chocolat dari toko Du Pain et des Idées. Jangan khawatir, camilan manis ini tidak mengandung siput sungguhan, kok.

Mampir ke Louvre (2 jam)

louvre paris

  • Louvre adalah ikon kota Paris yang tidak boleh kamu lewatkan. Di museum ini kamu bisa melihat sejumlah karya seni terbaik di dunia, termasuk lukisan Mona Lisa.
  • Meskipun kamu bukan penikmat seni, Louvre tidak boleh kamu lewatkan!

Mengunjungi menara Eiffel yang termahsyur (1 jam)

  • Bukan ke Paris namanya kalau tidak mengunjungi menara Eiffel!

eiffel tower

  • Setibanya di sana, kamu bisa langsung menuju Place du Trocadéro, sebuah alun-alun besar yang berada di tengah area menara Eiffel. Tempat ini adalah lokasi terbaik untuk berfoto dengan menara Eiffel sebagai background.
  • Setelahnya, berjalanlah ke arah selatan menuju sungai Seine dan menyeberangi jembatan Pont d’léna. Voila! Kamu telah tiba di menara Eiffel!
  • #HHWT Tip: Menara Eiffel selalu penuh oleh keramaian, kamu harus ekstra berhati-hati akan pencopet dan perhatikan barang-barangmu.

[Sebelum berangkat, pastikan kamu telah membaca panduan berkeliling Paris sesuai realita]

Berfoto di Arc Triomphe (30 menit)

arc de triomphe paris

  • Monumen ikonik lain yang juga berada di Paris adalah Arc de Triomphe yang berdiri dengan megah di tengah Place Charles de Gaulle. Terinspirasi dari Arch of Titus yang ada di Italia, monumen ini merupakan tanda penghormatan bagi mereka yang berperang dan gugur untuk negara ini selama Revolusi Perancis dan perang Napoleon.
  • Makan siang? Tentu masakan Perancis jawabannya! Yuk, langsung menuju Le 1818, sebuah restoran Perancis halal yang berada di Victor Hugo. Tidak jauh kok, jaraknya tak sampai satu kilometer dari Arc de Triomphe.

Berjalan-jalan di sekitar Champs-Élysées (2 jam)


Kredit: Nexxt PRESS di Flickr

  • Waktunya bersantai dan jalan-jalan di Champs-Élysées. Deretan butik mewah, toko besar, hotel trendi, dan restoran fancy yang berada di kanan dan kiri jalan sungguh akan membuat kamu merasa jadi Parisian sejati.
  • Jangan lupa untuk mampir ke L’Éclair de Génie untuk mencoba éclair autentik! Toko roti ini memang tidak bersertifikasi halal, namun éclair mereka hanya mengandung gelatin ikan. Beberapa jenis roti dan makanan di sini bisa saja mengandung alkohol, jadi lebih baik kamu bertanya dulu kepada staffnya, ya.

[Ingin mengunjungi lokasi lain yang tak kalah indah? Kami sudah menyiapkan 11 tempat yang cantik untuk berfoto di Paris!]

Hari ke-9: Versailles dan kemilaunya

Menuju ke Château de Versailles (3-4 jam)


Kredit: Jonas Witt di Flickr

  • Dari Paris, naiklah kereta RER di jalur C menuju Château de Versailles. Perhatikan monitor keberangkatan kereta sebelum kamu naik karena tidak semua kereta akan membawamu ke sana. Dari stasiun kereta, ikuti saja petunjuk arah menuju Versailles Château-Rive Gauche. Perjalanan ini memakan waktu sekitar 45 menit.
  • #HHWT Tip: Belilah tiket pulang-pergi agar kamu tak perlu mengantri tiket ketika akan kembali ke Paris!

versailles palace

  • Kamu belum tau arti glamor yang sebenarnya sampai kamu melihat Château de Versailles. Istana ini dulunya adalah tempat tinggal raja dan ratu Perancis dan mungkin merupakan tempat paling mewah di Eropa.
  • Château de Versailles buka mulai jam 09.00, tapi sebaiknya kamu datang lebih awal dan membeli tiket sebelum antriannya mengular.
  • Louis XII adalah raja pertama yang tinggal di Versailles. Ia membangun château (istana) ini sebagai tempatnya beristirahat saat berburu. Sementara itu, Louis XIV ingin menunjukkan kekuasaannya lewat arsitektur. Ia benar-benar mengubah tempat ini menjadi istana yang megah dan mewah.


Kredit: Thibault Chappe di Flickr

  • Hall of Mirrors adalah galeri sentral dan ruangan terbesar yang ada di istana ini. Panjangnya 73 meter dan didedikasikan sebagai tribut untuk kesuksesan politik, ekonomi, dan kesenian Perancis.
  • Lihat juga Queen’s Apartments dan The Petit Trianon yang dulunya menjadi tempat tinggal Marie Anoinette. Potret dirinya pun banyak dipajang di tempat ini.

Menunaikan salat di La Mosquée de Versailles (30 menit – 1 jam)


Kredit: La Mosquée de Versailles di Facebook

  • Setelah puas mengelilingi istana, kamu bisa menunaikan salat di La Mosquée de Versailles (atau Association des Musulmans de Versailles). untuk menuju ke sana, naiklah bus nomor 171 dari Château de Versailles, turun di Jean Mermoz, dan berjalanlah sekitar 500 meter di jalan Rue Jean Mermoz.

Menuju Bandara Charles de Gaulle (1 jam 30 menit)

  • Saatnya mengucapkan au revoir, Paris! Perjalanan Eropamu telah tiba di akhirnya.
  • Dari Versailles, naik kereta RER C dan berpindahlah ke RER B di stasiun Saint Michel – Notre-Dame yang akan mengantarmu langsung ke bandara.

charles de gaulle airport
Kredit: @instaplanegeek di Instagram

Itulah dia, itinerary London-Amsterdam-Paris yang kamu tunggu-tunggu. Semoga itinerary ini bisa membantu kamu untuk merencanakan trip Eropa yang kamu impikan! Jika kamu punya rekomendasi tempat wisata ataupun makanan halal lainnya, tuliskan saja di kolom komentar di bawah ini ya!

There are no comments yet

Avatar
Plan trips better with our new mobile app!