icon
icon
article hero

9 Cemilan Minimarket Jepang Yang Ternyata Ramah-Muslim

AvatarName

Vina Noviana  •  Nov 23, 2019

icon

[You can read this article in English here!] Jepang adalah sebuah negara yang dikenal atas candi, kuil, dan minimarketnya? Ya! Minimarketnya terkenal buka sepanjang hari, dan menyediakan segalanya mulai dari makanan sampai obat-obatan, dan bahkan produk kecantikan. Kredit: GIPHY Tapi tidak mudah bagi traveller Muslim untuk membeli barang yang tersedia, bahkan di 7-11 yang tak asing bagi kita pun, karena lini produksi Jepang mungkin tidak cocok untuk konsumen Muslim. Tapi untungnya, organisasi yang berbasis di Jepang seperti Halal Japan dan Halal In Japan telah melakukan penelitian dan membuat daftar produk-produk yang ramah-Muslim! Kami telah mengumpulkan 9 top cemilan yang bisa dengan mudah kamu temukan di minimarket di seluruh negeri. Jadi, jika nanti kamu mau ngemil sejenak di sekitar Tokyo atau Osaka, kamu akan tahu apa yang bisa kamu beli. Catatan: Baca artikel ini sampai akhir untuk mengetahui bahan-bahan umum apa saja yang harus diperhatikan saat membeli cemilan di Jepang, dan bagaimana cara menghindari mengonsumsi produk makanan yang tidak pasti. Peringatan: Ingatlah bahwa pabrik bisa mengubah bahan-bahan tanpa memberikan pemberitahuan. Jika kamu meragukan bahan-bahan tertentu, cek bersama komunitas Facebook kami, atau halaman Facebook Halal Japan untuk mengklarifikasi sebelum membeli. Karena semua produk di bawah ini belum memiliki sertifikat Halal, kami sarankan kamu membelinya sesuai kebijakanmu. 
1. Merek Yamazaki, Roti Double Soft
Kredit: Praew Po di Facebook
Mari kita mulai dengan sesuatu yang sederhana – roti! Untuk kamu yang hanya ingin hal sederhana untuk memulai hari, sepotong roti cukup untuk siap menghadapi hari. Namun, sebagian pabrik menggunakan lemak hewan untuk membuat roti, yang berarti kamu harus hati-hati bahkan saat membeli sesuatu yang sangat biasa. Untungnya, sebagian produk merek Yamazaki seperti roti Double Soft-nya dibuat tanpa menggunakan lemak hewan!
2. Merek Sangaria, Maroyaka Cafe Latte
Minuman apa yang paling cocok dinikmati bersama sepotong roti selain secangkir kopi? Maroyaka Cafe Latte Sangaria tidak mengandung alkohol, membuatnya sempurna untuk menyemangati pagi harimu 😋
3. Merek Meiji, Bulgaria Yogurt LB81
Yoghurt adalah cemilan populer lainnya, tapi bisa sulit menemukan produk yang tidak menggunakan lemak hewan sebagai penstabilnya. Untungnya, Bulgaria Yogurt LB81 Meiji adalah produk yang tidak menggunakan lemak hewan! Walaupun beberapa rasa dari produk Bulgaria ini menggunakan lemak hewan, produk rasa tawar tidak menggunakannya. Catatan: Jika kamu butuh rasa manis di yoghurt-mu, kamu bisa membeli beberapa buah yang sudah dipotong di minimarket untuk menambahkan cita rasa pada cemilan ini 😊
4. Merek Lawson, Jukusei Yaki Taraku Onigiri (Nasi Gulung Telur Pollack Panggang)
Credit: 
Halal Japan on Facebook  Nasi gulung adalah cemilan yang harus kamu makan selama di Jepang. Ukurannya kecil dan mudah dibawa, serta lezat dan mengenyangkan – tapi sayangnya banyak produk yang menggunakan mirin, semprotan alkohol, atau zat pengemulsi selama proses pembuatannya. Namun, ada berita baik – onigiri telur pollack panggang Lawson adalah salah satu produk yang tidak menggunakan bahan-bahan tersebut! Penulis kami mengemil onigiri selama menjelajahi Tokyo dan Hakone - lihat tips mereka untuk para traveller Muslim yang ingin melakukan hal sama!
5. Merek 7-11, Stik Sayur dengan Mayones
Credit: 
Halal Japan on Facebook Jika kamu tiba-tiba lapar, kunjungi saja 7-11 dan beli salah satu stik sayur mayonesnya untuk memberikan kamu energi seharian. Stik renyah ini enak dikunyah sambil melihat-lihat sekeliling kota 😊
6. Merek Takeda Seika, Tamago Boro
Sebagian dari kamu mungkin mengenali biskuit telur kecil ini selama masa kecilmu. Walaupun Tamago Boro pada dasarnya adalah cemilan untuk anak-anak, ada rasa memuaskan saat biskuit ringan dan empuk ini meleleh di lidahmu 😁 Banyak merek yang memproduksi cemilan ini, tapi kami menemukan bahwa hanya Takeda Seika dan Q.P. (atau Kewpie) yang menggunakan mentega putih di produknya. Walau Tamago Boro pada umumnya adalah cemilan ramah-vegetarian, jika kamu menemukan versi merek yang lain, pastikan untuk selalu memeriksa daftar bahannya dulu, untuk berjaga-jaga!
7. Merek Kobe Bussan, Kasugai Green Peas
Credit: 
Halal Japan on Facebook Jika kamu mengidamkan rasa yang lebih gurih, beli saja sebungkus Kasugai Green Peas. Cemilan rasa ringan ini mudah diletakkan di tasmu selagi kamu mengitari kota, dan tetap bisa mengenyangkan perutmu sampai waktu makanmu yang berikutnya 😁
8. Merek Pilihan Lawson, Chocolate Digestive Biscuit dan Chocolate Chip Cookie
Credit: 
Halal Japan on Facebook Lawson merupakan salah satu rantai minimarket terbesar di Jepang, jadi kami sangat senang bahwa produk biskuit dan kue pilihan mereka tidak mengandung mentega putih atau bahan-bahan berbahaya! Chocolate Digestive Biscuit dan Chocolate Chip Cookie Lawson tidak mengandung mentega putih, jadi pastikan kamu memiliki stoknya agar kamu bisa memakannya selama perjalananmu 😉
9. Merek 7-11, Es Krim Vanila Susu Cone Wafel
Credit: 
Halal Japan on Facebook Setelah satu hari yang panjang, bagaimana jika mengunjungi 7-11 dan menikmati pencuci mulut yang mereka tawarkan? 😄 Susu rasa vanila tampaknya biasa saja – tapi susu ini sebenarnya memiliki ulasan online yang baik! Dan yang terbaik adalah, susu ini tidak mengandung alkohol atau pengemulsi hewan, jadi kamu bisa menikmati jajanan manis ini tanpa khawatir 😋 Jika 9 cemilan ini tidak cukup untukmu, cek saja 12 cemilan ramah-Muslim yang wajib kamu coba selagi di Jepang. Pada umumnya, selain memperhatikan daging apakah itu daging babi, daging sapi, atau daging ayam, pastikanlah untuk memeriksa kembali apakah daftar bahan mengandung pengemulsi hewan, gelatin, ataupun alkohol. Halal in Japan telah memuat daftar kata-kata Kanji/hiragana/katakana untuk bahan yang haram atau meragukan yang perlu diperhatikan . Ini bisa dijadikan referensi kamu selama perjalananmu – kamu bahkan bisa mengunduhnya dalam format PDF! Berbelanja cemilan di Jepang tidak lagi membuat stres seperti dulu. Dengan kehadiran komunitas Muslim yang lebih kuat di sana, juga semakin banyaknya Muslim yang bepergian ke Jepang, kami bersyukur memiliki sumber yang mudah diakses untuk membantu mengarahkan kami tentang barang yang bisa dan tidak bisa dibeli di sana. Jika kamu ragu atau memiliki pertanyaan, kamu bisa berkonsultasi di komunitas Facebook kami, di mana para traveller musiman akan sangat membantumu jika mereka memiliki informasi.