icon
icon
article hero

Mencari pengalaman staycation di Jakarta yang berbeda?

Staycation memang menjadi salah satu pilihan mudah ketika belum bisa berpergian ke luar kota. Dari berbagai peawaran tempat menginap yang ada di Jakarta, beberapa hotel memiliki keunikan sendiri. Contohnya seperti hotel yang dikunjungi oleh member Tribes by HHWT Yashinta Rose. Yashinta mengunjungi Artotel yang terkenal akan karya seni dan mural yang menghiasi keseluruhan hotel. Baca terus untuk mengetahui pengalaman Yashinta!   Simak juga cerita dari Tribes lainnya dalam artikel berikut ini:

Review staycation di Artotel Thamrin Jakarta. 

Hai kamu, iya kamu yang stok fotonya sudah mulai menipis. Kamu yang doyan foto-foto buat bikin feed instagram kamu lebih unik. Tapi kamu masih belum berani keluar kota? Hotel ini bisa jadi rekomendasi kamu buat jadi spot foto unik. Hotel yang sudah mengantongi sertifikat CHSE ini letaknya di pusat ibukota loh. Tepatnya di Jalan Sunda No. 3, Gondangdia, Menteng. Lokasinya sangat dekat dengan Sarinah dan Gereja Katolik St. Theresia. Bangunan hotel dari luar sangat unik.
 Kredit foto: Yashinta Rose Berwarna ungu abu-abu dengan dinding bermural. Dilansir melalui website Artotel Group, desain Artotel Thamrin dibantu oleh 8 seniman. Hotel youthful ini memang sangat cocok bagi kaum milenial. Psstt..kamu cuma merogoh kocek Rp 400ribuan untuk dapat menginap disini. Ramah di kantong kan? Ketika memasuki area hotel, sudah disiapkan tempat untuk mencuci tangan. Jangan lupa siapkan kartu vaksin untuk dapat diizinkan menginap disini. Disini kamu akan disambut dengan resepsionis yang super ramah.
Kredit foto: Yashinta Rose   Di depan resepsionis terdapat restaurant “Double Chin”, namun saat itu restaurant ini masih ditutup karena adanya masa PPKM. Di samping resepsionis terdapat anak tangga memutar yang unik. Biasanya tempat ini juga sebagai spot foto.
Kredit foto: Yashinta Rose Artotel Thamrin juga menjual aneka merchandise yang tersedia di booth dekat lift. Mungkin kamu tertarik untuk membelinya.  
Setiap lantai memiliki desain mural yang berbeda, sehingga tidak bosan jika ingin mendatangin hotel ini untuk kesekian kalinya. Hotel ini terdapat 3 tipe kamar, yaitu tipe studio 20, studio 25, dan studio 40. Dua sisi dinding di tempat tidur terdapat mural yang berbeda-beda setiap tipe kamar. Salah satu bagian dinding dicat berwarna abu-abu. Yang unik disini adalah kursi yang miring. Memang terkesan tidak lazim. Namun jangan khawatir, kursi miring ini tetap kuat menopang kita duduk kok.  
 Kredit foto: Yashinta Rose Demi keamanan bersama, hotel bintang 3 ini selama masa PPKM tidak memperkenankan tamu untuk breakfast di restoran. Room boy akan mengantarkan sarapan pagi di setiap kamar. Tentunya hal ini mungkin sedikit mengurangi kebahagiaan kita yang doyan mencicipi aneka jenis sarapan di hotel. Selain tersedia restaurant, hotel ini juga menyediakan rooftop restaurant yang bernama BART. Namun saat diberlakukannya PPKM, untuk sementara rooftop ini ditutup. Tertarik mencoba menginap disini? Langsung aja yuk segera lakukan reservasi!  

Yuk, bergabung dengan Tribes by HHWT!

Pandemi Covid-19 membuat kita tidak bisa bepergian, karena itulah kami meluncurkan Tribes. Tribes adalah sebuah platform di mana kamu berbagi foto, video, dan artikel tentang travel, kuliner, dan topik lainnya. Dengan bergabung dan mengirimkan konten, kamu berkesempatan mendapatkan hadiah voucher setiap bulannya, datang ke undangan media, berkolaborasi dengan brand, hingga jalan-jalan ke luar negeri. Langsung saja bergabung dengan Tribes by HHWT dengan mengisi formulir di halaman ini:

http://bit.ly/HHWTTribesID

Kalau sudah, langsung saja upload tulisan, foto, atau video kamu ke halaman berikut ini: Artikelhttp://bit.ly/TribesStoryID Photo essayhttp://bit.ly/TribesPhotoStoryID Videohttp://bit.ly/TribesVideoID