icon
icon
article hero

8 Pelajaran Hidup yang Kita Dapatkan dari Pandemi Covid-19

AvatarName

Makna Sinatria  •  May 06, 2020

icon

[Artikel ini aslinya ditulis oleh Ili Mariah. Kamu bisa membaca versi berbahasa Inggris yang ditulisnya di halaman ini.] Informasi di bawah ini akurat dan sesuai dengan kondisi saat artikel dipublikasikan. Kalau ada orang yang bilang dunia bakal menghadapi pandemi di awal tahun 2020, mungkin kita akan geleng-geleng dan tidak percaya. 🤷‍♀️Tak ada seorang pun di dunia ini yang menyangka bahwa kehidupan kita akan sangat berubah dalam waktu singkat karena pandemi Covid-19. Kenyataannya, kini kita menghadapi pembatasan pergerakan dan larangan bepergian, penutupan masjid, hingga imbauan social distancing.
Kredit: Giphy Meskipun situasi ini kurang menguntungkan dalam segala bidang, tentu masih ada pelajaran yang bisa kita petik dari kejadian ini sambil terus berusaha menyesuaikan diri dengan kondisi normal yang baru.
1. Menjaga kesehatan fisik dan mental
Kredit: Giphy Sejak terjadinya pandemi Covid19 ini, masalah kesehatan jadi perhatian utama. Sudah lebih dari satu dekade sejak dunia menghadapi pandemi terakhir kali (SARS diidentifikasi pada tahun 2003) dan sekarang lagi-lagi kita tengah menghadapi wabah penyakit. Adanya wabah ini benar-benar mengingatkan kita akan pentingnya jaga kesehatan jasmani dan rohani.  Menjaga kebersihan tentu harus dilakukan, bahkan jika tidak ada wabah sekalipun. Selain mencuci tangan dan mandi secara rutin, berolahraga ringan dan makan makanan bergizi juga harus menjadi kebiasaan. Mengadaptasi kebiasaan ini memang butuh waktu, jadi mulailah dari hal-hal kecil dan kamu pun akan mulai melihat peningkatan dalam kesehatan, energi, dan aktivitas sehari-hari. P.S. Lihat juga 8 tips untuk meningkatkan imunitas tubuh selama wabah Covid-19 yang telah kami rangkum!  
2. Semakin menghargai hal-hal kecil dalam kehidupan
Credit: Giphy Sangat mudah untuk terjebak dalam arus kehidupan, apalagi kalau kalian begitu sibuk. Meskipun mungkin kita tidak sengaja melakukannya, kita cenderung menganggap remeh hal-hal kecil dalam hidup. Dan pada saat pandemi seperti ini, kita jadi lebih merindukan kegiatan sederhana seperti jogging di taman, pergi beli kopi, dan duduk-duduk di kafe. Bahkan kegiatan rutin seperti pergi berbelanja ke supermarket dan ke bank pun menjadi sangat berharga setelah pandemi melanda. Rasa terbatas dan kehilangan kebebasan untuk melakukan aktivitas sehari-hari membuat kita menyadari betapa berartinya hal-hal kecil seperti ini. Jadi, kita harus lebih menghargai keseharian ini sembari menantikan saat ketika kita semua dapat menikmati alam bebas tanpa kekhawatiran. P.S. Kalau kamu mau keluar untuk berbelanja, pastikan kamu menerapkan 10 tips aman ketika berbelanja di supermarket.
3. Menyimpan kenang-kenangan dari perjalanan
Kredit: Giphy  Ketika perjalanan dibatasi selama karantina wilayah, larangan perjalanan, dan perintah pergerakan terbatas, kita jadi ingat betapa berharga dan istimewanya keadaan normal ketika kita bisa dengan mudah membuat rencana dan bebas jalan-jalan kemanapun yang kita suka. Rasa khawatir kita hanya seputar telat naik pesawat atau kelupaan membawa paspor   . Dengan tertundanya semua rencana perjalanan, naluri petualang kita pun semakin kuat. Melihat kenang-kenangan perjalanan pun membuat kita bersyukur untuk masa-masa kita bisa bersantai di pantai, mencoba makanan dan budaya yang berbeda, serta melihat pemandangan yang menakjubkan tanpa harus terpapar virus corona. P.S. Meski kamu tidak bisa pergi ke mana-mana sekarang, coba baca tulisan kami tentang alasan untuk tidak berhenti memimpikan petualangan besarmu di masa depan
4. Selalu siap menerima semua kemungkinan
Kredit: Giphy Memang klise, namun kenyataannya begitulah kehidupan. Di dunia yang penuh dengan perubahan, kita harus selalu siap untuk setiap kejadian. Dalam hal ini, Covid-19 jelas telah membuat kita harus menyesuaikan diri dengan kondisi normal yang baru. Mulai dari mencari cara untuk tetap tenang di rumah hingga membatalkan rencana perjalanan, ketidakpastian dalam hidup inilah yang harus kita sadari setiap waktu. Kita memang tidak bisa mengendalikan apa yang akan terjadi dalam hidup ini, namun kita bisa memilih bagaimana cara kita meresponnya ketika hal itu terjadi. Dengan menerima bahwa ada beberapa hal yang tidak bisa kita kendalikan, kita bisa tetap positif dan tenang, serta mengandalkan kekuatan doa untuk perlindungan dan kedamaian hati.
5. Rehat sejenak dan meluangkan waktu untuk diri sendiri
Kredit: Giphy  Semua penerapan pembatasan dan pengetatan prosedur keamanan ini tentu ada hikmahnya. Berdiam diri di rumah membantu kita untuk rehat sejenak dan punya waktu untuk berefleksi tentang bagaimana kita menghabiskan hari. Selesaikan buku yang kamu ingin baca, tonton film yang kamu mau, temukan cara untuk mengobrol dengan teman, dan buatlah target untuk dirimu sendiri. inilah waktu yang tepat untuk memulai kembali dan fokus kepada dirimu sendiri. 
6. Belajar mengenali mana berita yang fakta dan mana yang hoaks
Kredit: Giphy Sejak Covid-19 mewabah, media online dan sosial dibanjiri oleh berita tentangnya. Berkat teknologi, informasi kini memang lebih mudah dan cepat untuk didapatkan. Di sisi lain, hal ini juga menyebabkan hoaks atau berita bohong juga cepat tersebar. Karenanya, sangat penting bagi kita untuk memilah dan memilih mana berita yang fakta dan mana yang hoaks. Pastikan kamu mengonsumsi berita dari sumber yang terpercaya baik online maupun media massa lainnya. Cari informasi dari rujukan resmi seperti kementerian kesehatan (MalaysiaSingaporeIndonesia) atau website World Health Organization untuk informasi yang terpercaya dan bermanfaat.
7. Menghabiskan waktu dengan orang tersayang
Kredit: Giphy  Tak perlu dipertanyakan lagi, keluarga adalah harta yang paling berharga. Namun, situasi pandemi yang telah menelan korban begitu banyak ini semakin menekankan pentingnya waktu yang kita habiskan bersama keluarga dan teman. Dengan lebih banyak waktu selama masa karantina, kita jadi punya banyak kesempatan untuk bercengkrama dengan mereka. Manfaatkan waktu yang kamu miliki saat ini untuk mempererat silaturahmi dengan mereka. Sekedar mengobrol, menonton film, atau sekedar menghabiskan waktu bersama di rumah akan membuatmu semakin menyadari betapa momen seperti ini tidak tergantikan oleh apapun. 
8. Membantu mereka yang membutuhkan 
Kredit: Giphy Dalam beberapa bulan belakangan ini, para pekerja medis dan para relawan bertugas tanpa lelah untuk membantu orang-orang yang terdampak oleh Covid-19. Di tengah kenyamanan dan keamanan kita di rumah, tidak ada salahnya untuk ikut membantu mereka di masa yang sulit ini. Caranya bisa dengan mendonasikan uang, menyumbangkan masker, ataupun memberikan makanan untuk mereka yang membutuhkan, Berapapun jumlahnya, bantuanmu sangat berarti. Meski saat ini kita masih dihadapkan kepada kondisi yang tidak pasti, percayalah bahwa selalu ada titik terang dan badai pasti berlalu. Dengan pelajaran ini, mari kita terus berdoa dan berharap agar kita bisa melewati situasi ini bersama-sama dengan aman. ❤️