icon
icon
article hero

20 Produk dan Bahan Makanan Tahan Lama yang Harus Kamu Beli Ketika Belanja

AvatarName

Tiara  •  Apr 16, 2020

icon

[Artikel ini aslinya ditulis oleh Faruq Senin. Kamu bisa membaca versi berbahasa Inggris yang ditulisnya di halaman ini.] Informasi di bawah ini akurat dan sesuai dengan kondisi saat artikel dipublikasikan. [Diperbarui tanggal 24 Januari 2021] Indonesia masih dibayang-bayangi pandemi. Untuk menanggulanginya, pemerintah pun menerapkan pembatasan pergerakan dan kegiatan masyarakat.  Kebijakan ini kurang lebih membatasi pergerakan masyarakat, terutama kegiatan yang mengharuskannya untuk keluar rumah, misalnya berbelanja. Di sisi lain, berbelanja dalam jumlah besar bukan hanya menimbulkan kepanikan, tapi juga dapat mengganggu kestabilan harga. Namun, kita juga tidak bisa sering-sering pergi ke supermarket untuk belanja. Lantas, bagaimana dong caranya supaya kita tetap bisa berbelanja tanpa harus menimbun atau bolak-balik supermarket? Kita bisa saja mengambil jalan pintas nan praktis dengan berbelanja sembako online. Namun, terkadang permintaan begitu tinggi sampai sulit mendapatkan slot pengiriman. 😞
Selain menyiapkan daftar belanjaan untuk membuat waktu belanja menjadi lebih efisien, kamu mungkin bingung memilih bahan makanan yang lebih awet penyimpanannya. Barangkali, kamu juga masih memikirkan apa saja yang harus kamu beli nanti untuk mencoba memasak dengan resep baru. Karena itulah, kami membuat daftar 20 bahan makanan tahan lama yang bisa kamu beli di supermarket!
Sayuran dan buah-buahan:
1. Sayuran beku
 Sayuran beku mungkin bukan pilihan utama ketika belanja sayuran, tapi ternyata kandungan nutrisinya pun sama  dengan (atau bahkan lebih dari) sayuran segar. Sayuran beku ini dipanen ketika sudah matang dan langsung dibekukan sehingga nutrisinya tetap terjaga. Lebih baik lagi, penyimpanannya pun bisa lebih panjang, hingga 8 bulan di dalam freezer. Kamu bisa menemukan berbagai pilihan sayuran beku, baik campuran wortel-jagung-buncis, ataupun satu jenis seperti jagung pipilan dan kacang polong. P.S. Jangan lupa lakukan 10 tips kebersihan ini ketika berbelanja di supermarket!
2. Apel
“An apple a day, keeps the doctor away.” Dari ungkapan itu saja sudah terbukti bahwa apel (dan beberapa makanan yang meningkatkan daya tahan tubuh lainnya) perlu dibeli ketika berbelanja dalam kondisi seperti ini. Apel bisa bertahan sampai 3 minggu di suhu ruangan dan 6 minggu jika dimasukkan ke dalam kulkas! P.S. Berbelanja sembako online di Singapura? Lihat juga 8 supermarket halal dan toko daging yang bisa pesan-antar!
3. Kentang
Kentang adalah sumber karbohidrat yang baik, apalagi kalau kamu sudah bosan makan nasi atau mi. Kentang bisa awet satu sampai 2 bulan di suhu ruang (lebih lama lagi jika disimpan di kulkas!). Pastikan kamu menyimpannya di tempat dingin dan gelap karena kentang akan berubah menjadi hijau dan tidak bisa dimakan jika disimpan di tempat terang.
4. Wortel
 Kalau kamu punya wortel segar yang belum dikupas, daya tahannya bisa mencapai 3-4 minggu jika disimpan di dalam kulkas. Lebih baik lagi jika disimpan di kantong plastik terpisah. Wortel mentah yang sudah dipotong-potong bisa awet 2-3 minggu di dalam kulkas.  #HHWT Tip: Kalau kamu mau membuatnya lebih awet lagi, simpan di freezer dan wortel bisa tahan 10-12 bulan!
5. Sawi putih
Sayuran hijau mengandung banyak vitamin, mineral, dan serat yang baik untuk kesehatan. Masalahnya hanya satu, mayoritas jenis sayuran ini tidak tahan lama. 😔 Untungnya, sayuran hasil persilangan seperti sawi putih bisa awet lebih lama, yakni sekitar 1-2 bulan di dalam kulkas! Pastikan saja kamu menyimpannya di dalam kantong plastik terpisah dan hanya cuci sawi putih ketika ingin digunakan.
6. Kembang kol
Kembang kol adalah sayuran yang baik untuk memasak karena dapat menurunkan resiko obesitas, penyakit jantung, dan diabetes. Kamu juga bisa mengganti nasi dengan kembang kol. Untuk memaksimalkan daya tahannya, simpan kembang kol di dalam kantong plastik dan masukkan ke dalam kulkas. Dengan begitu, kembang kol bisa tahan sampai 2 minggu. Setelah dipotong-potong, kembang kol bisa tahan sampai satu minggu di dalam kulkas. P.S. Lihat 10 resep enak dan sehat yang bisa kamu buat di rumah!
7. Kubis/kol
 Selain kembang kol, kubis juga bisa menjadi pilihan dalam menyetok sayuran. Kubis bisa diolah menjadi berbagai makanan, mulai dari campuran sup, ditumis, dikukus, hingga dijadikan bakwan goreng. Agar tahan lama, kupas dulu lapisan daun terluarnya, lalu bungkus rapat dan simpan di kulkas. Kubis bisa bertahan hingga satu minggu jika disimpan dengan benar. 
8. Lemon
Siapa sih yang tidak suka lemon? Tinggi vitamin C, membantu pencernaan, dan meredakan stres serta kelelahan, inilah yang kamu butuhkan saat ini. Lebih baik lagi, kamu bisa menyimpan lemon selama 3-4 minggu dengan memasukkannya ke dalam kantong plastik  di dalam kulkas. Lemon juga bisa tahan sekitar satu minggu di suhu ruangan. #HHWT Tip: Perpanjang umur lemon 3-4 minggu lagi dengan membekukannya di freezer!
9. Jeruk nipis
Jeruk nipis juga bisa jadi pilihan karena multifungsi. Bukan hanya kaya kan vitamin C dan multi oksidan, kamu juga bisa menggunakannya untuk apa saja. Campurkan perasan jeruk nipis ke dalam masakan atau minuman untuk rasa asam segar. 😋 Jeruk nipis bisa awet hingga 2 minggu di suhu ruangan dan sekitar satu bulan jika disimpan di dalam kulkas. Kalau kamu menyimpannya di dalam kontainer kedap udara, jeruk nipis bisa awet beberapa minggu lebih lama.
10. Jeruk
 Bicara soal lemon dan jeruk nipis, tentu saja ada jeruk. Entah itu dimakan langsung atau diambil sari buahnya, tak ada yang bisa menyangkal bahwa jeruk adalah buah yang lezat dan menyehatkan. Kalau kamu suka menambahkan jeruk ke dalam masakan atau kue, berbahagialah karena jeruk bisa tahan hingga satu minggu di suhu ruangan. Kalau kamu memasukkannya ke kantong plastik dan memasukkannya ke dalam kulkas, jeruk bisa tahan 3-4 minggu! 😉
11. Labu siam
Selain rendah kalori dan berserat tinggi, labu siam juga kaya akan antioksidan, zat besi, dan vitamin B. cara mengolahnya juga mudah, bisa direbus saja untuk lalapan atau diolah menjadi sayur berkuah. Labu siam bisa bertahan hingga satu minggu jika dibungkus dan disimpan di dalam kulkas.
12. Ubi jalar
Alternatif karbohidrat yang satu ini bisa diolah menjadi berbagai makanan. Sekedar digoreng atau dikukus saja sudah nikmat, apalagi kalau diolah menjadi kolak atau disajikan bersama bubur sumsum! Selain karena kandungan betakaroten dan seratnya, ubi juga merupakan makanan yang mengenyangkan. Simpan ubi di tempat gelap dan sejuk, maka ubi bisa bertahan sampai 3 minggu!
13. Terong
Ada banyak cara untuk menikmati terong, bisa dipanggang, ditumis, atau dijadikan sambal terong. 🤤  Hal yang paling penting adalah terong bisa tahan 7-10 hari di dalam kulkas. Pastikan saja terong tidak dibungkus ketika disimpan agar tidak busuk. Namun, ketahanannya juga tergantung pada kondisi saat kamu membelinya. Pilih terong yang masih keras dan kulitnya tidak lebam. 
14. Labu parang
Pie labu, kolak, bubur, sampai sup dan minuman Pumpkin Spiced Latte, labu parang adalah bahan yang menarik untuk diolah menjadi berbagai makanan. 😝 Bahkan jika kamu sudah terlanjur membeli labu parang namun tidak yakin kapan kamu punya waktu untuk mengolahnya, ia bisa tahan 2-3 bulan jika disimpan di tempat gelap dan dingin. Kalau kamu menyimpannya di kulkas, labu bisa awet 3-5 bulan!
15. Buncis
Jika disimpan di kulkas begitu saja, buncis memang hanya tahan sekitar 3-5 hari. Namun jika kamu menyimpannya di freezer, buncis bisa tahan 12-18 bulan! Ada beberapa cara supaya buncis lebih awet sebelum dibekukan, misalnya dengan merebusnya cepat (3 menit di air mendidih lalu masukkan ke air es), masukkan ke kontainer kedap udara, atau cuci dan buang ujungnya.
16. Jagung
Kaya akan serat, vitamin, mineral dan antioksidan, jagung bisa diolah menjadi berbagai masakan, mulai dari direbus saja atau dicampur salad. Jagung bisa tahan 5-7 hari di dalam kulkas. Tapi pastikan jagung terbungkus rapat dan dimasukkan ke dalam kantong plastik terlebih dahulu. Cara lain, kamu bisa menyimpan jagung selama 6-8 bulan dengan merebusnya cepat terlebih dahulu, lalu masukkan ke dalam wadah kedap udara.
Telur dan produk susu:
17. SusuUHT
 Kalau kamu khawatir tidak bisa menghabiskan stok susu segar, beli saja susu UHT. Susu UHT bisa disimpan di suhu ruangan selama 6-9 bulan jika belum dibuka. Setelah dibuka pun, susu UHT bisa tahan 7-9 hari jika disimpan di dalam kulkas.  #HHWT  Tip: Untuk memperpanjang umur susu UHT setelah dibuka, simpan susu di dalam kompartemen utama kulkas dan jangan di bagian pintunya.
18. Telur
Tentu saja kita tidak bisa hidup tanpa telur. 😆 Kabar baik, telur juga awet disimpan. Jika disimpan di dalam kulkas, telur bisa tahan 3-5 minggu. #HHWT Tip: Jangan lupa memilih telur yang kondisinya masih bagus. Jangan konsumsi telur jika kuning dan putih telurnya terlihat encer, kemerahan, dan berbau. Kamu bisa mengecek apakah telur masih bagus dengan memasukkannya ke dalam air. Jika mengambang, artinya telur tersebut sudah tidak bagus.
19. Keju
Kredit: KetuharBakeri on Facebook Semakin keras keju, maka semakin awet. Keju keras seperti parmesan, cheddar, dan Romano bisa tahan 2-4 bulan sebelum dibuka atau 6 minggu setelah dibuka jika disimpan di kulkas.  Keju yang agak lunak seperti Gouda dan Gruyere bisa bertahan di kulkas sekitar 2-3 minggu setelah dibuka dan 2 bulan di dalam freezer.
Kredit: MyStarry Kitchen on Facebook Sementara keju lunak seperti mozarella dan brie (keju lunak yang paling awet) tahan sekitar 1-2 minggu di dalam kulkas atau 6 bulan di dalam freezer.  #HHWT Tip : Keju keras bisa bertahan selama 8 bulan di freezer, tapi rasanya mungkin akan sedikit berubah. Supaya keju lunak bisa lebih awet setelah dibuka, bungkus dengan kertas minyak dan plastik wrap sebelum menyimpannya di freezer.
20. Mentega
Mentega bisa digunakan sebagai pengganti minyak, olesan roti, ataupun bahan untuk membuat kue. Bagi keluarga yang memiliki anak kecil, mentega adalah bahan yang wajib dibeli ketika berbelanja. Di suhu ruangan, mentega bisa bertahan di luar kulkas hingga 2 minggu jika disimpan di dalam wadah kedap udara. Bahkan jika disimpan di dalam freezer, mentega bisa awet hingga satu tahun!
Bahan makanan yang tahan lama (biasanya lebih dari 6 bulan):
Bumbu dan bahan kue
  • Minyak goreng
  • Bumbu-bumbu seperti kecap, cuka, garam, gula, lada, kaldu bubuk, cabe bubuk
  • Beras putih (simpan di dalam wadah kedap udara di tempat yang kering dan sejuk agar tahan lebih lama), beras coklat tidak tahan terlalu lama
  • Baking powder, baking soda, tepung, ragi, dan bahan lainnya tergantung apa yang akan kamu buat
Bahan makanan berpengawet dan makanan kaleng
  • Makanan siap saji seperti tuna kaleng, sarden, sup, saus pasta, atau mi instan
  • Pasta kering
  • Oats
  • Sereal
  • Selai, sirup, dan saus
  • Sayuran kaleng seperti jamur, tomat, kacang polong, wortel, jagung.
  • Madu
  • Susu bubuk
  •  Susu formula dan makanan bayi bagi yang memiliki anak 
Makanan ringan
  • Kacang-kacangan (lihat halaman ini untuk melihat jenis dan daya tahan kacang)
  • Biskuit
  • Buah kering (kismis, aprikot, mangga)
  • Granola bar
BONUS: Tips untuk menyimpan seafood/daging/ayam
Agar seafood, daging, dan ayam lebih tahan lama, simpanlah di dalam freezer. Kalau kamu ingin menyimpannya untuk jangka waktu beberapa bulan, masukkan bahan tersebut ke dalam wadah yang kedap udara. Khusus seafood, masukkan saja ke dalam freezer bersama dengan kemasan aslinya. Pilihan lainnya, kamu bisa membeli daging dan ayam beku yang sudah dikemas di supermarket. Berikut adalah gambaran umum untuk daya tahannya di dalam freezer: Daging (sapi dan kambing)
  • Potongan sedang - 6 bulan
  • Potongan steak - 6 bulan
  • Daging giling - 3 sampai 4 bulan
Ayam
  • Potongan sedang - 6 sampai 9 bulan
  • Utuh - 6 bulan sampai 1 tahun
  • Ayam giling - 4 bulan
Seafood
  • Ikan segar sedikit lemak (mujair, nila, kod, ikan sebelah) - 2 sampai 6 bulan
  • Ikan beku - 6 bulan
  • Udang segar - 6 bulan
  • Udang beku - 6 bulan
  • Daging kepiting siap pakai - 3 bulan
Catatan: Ikan yang berlemak seperti sarden, salmon, dan kepiting serta lobster utuh tidak baik jika dibekukan.  Semoga kamu bisa berbelanja dengan lebih efisien saat pergi ke supermarket dengan daftar ini. Jika beberapa barang yang ada di sini belum ada di daftar belanja kamu, inilah saat yang tepat untuk menyusun resep baru untuk memasak di rumah.  Simak juga rekomendasi resep mudah yang bisa kamu buat suapya makan di rumah tidak membosankan dalam artikel berikut ini: